Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harta Karun Gas Ditemukan di Area Southeast Benuang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 10 Juni 2025 | 16:14 WIB
Harta Karun Gas Ditemukan di Area Southeast Benuang
Ilustrasi blok migas.

Suara.com - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatra menemukan potensi gas di sumur BNG-068 (BNG-D11) yang berlokasi di Area Southeast Benuang.

Uji produksi awal mencatatkan hasil yang signifikan, dengan minyak sebesar 300 BCPD dan gas mencapai 10,51 MMSCFD.

Kontribusi produksi dari sumur ini membuat produksi gas Adera Field mencapai 27,05 MMS. CFD, atau meningkat 324% dari target produksi tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 8,35 MMSCFD.

General Manager PHR Zona 4 Djudjuwanto menjelaskan, strategi utama dalam meningkatkan produksi di Adera Field adalah dengan mempertahankan produksi eksisting dan mempercepat program pemboran di Cluster Benuang.

"Keberhasilan pemboran di kawasan ini melampaui target, dengan 5 sumur telah dibor pada semester I 2025 dan perkiraan 9 sumur baru akan onstream hingga akhir tahun," ujarnya seperti yang dikutip, Selasa (10/6/2025).

Dengan penemuan sumur BNG-068, Adera Field mencatat penjualan gas rata-rata pada Mei 2025 sebesar 21,61 MMSCFD, meningkat 26% dibandingkan bulan sebelumnya.

Guna mengoptimalkan pemanfaatan gas dari sumur eksisting dan hasil pemboran baru, Adera Field tengah menambahkan gas compressor untuk meningkatkan tekanan gas agar dapat dijual secara optimal kepada konsumen.

Eksekusi program ini dilakukan dengan mengutamakan aspek HSSE sebagai prioritas utama dalam seluruh tahapan operasional.

Pencapaian ini juga merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, serta bentuk nyata komitmen PEP Adera Field dalam mendukung program Swasembada Energi yang dicanangkan oleh pemerintah melalui delapan program Asta Cita.

Pemerintah dan SKK Migas menetapkan target ambisius untuk produksi migas Indonesia tahun 2025, yakni mencapai 1,61 juta barel minyak setara minyak per hari (BOEPD). Target ini terdiri dari 605.000 barel minyak mentah per hari dan 1.005.000 BOEPD dari gas.

Pencapaian ini didasarkan pada data Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) yang mengacu pada asumsi lifting minyak sebesar 605.000 BOPD dan gas 1,005 juta BOEPD.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan keyakinannya terhadap strategi peningkatan produksi melalui pengeboran masif, optimalisasi sumur idle, dan penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Pada kuartal pertama 2025, realisasi lifting minyak nasional mencapai 580.000 BOPD, atau 96% dari target RAPBN, sedangkan lifting gas melampaui target dengan capaian lebih dari 100% pada periode sama. Ini memberi sinyal positif bahwa target tahunan 1,61 juta BOEPD masih dalam jalur pencapaian.

Untuk mencapai target tersebut, SKK Migas menyusun tiga pilar strategi utama yaitu pertama, optimisasi produksi sumur existing, termasuk penerapan EOR dan Improved Oil Recovery (IOR), serta menghindari shutdown tak terencana.

Kedua, reaktivasi sumur dan lapangan idle, dengan ribuan sumur siap dikelola kembali dan opsi kerjasama dengan pihak ketiga. Dan ketiga, peningkatan eksplorasi, termasuk penerapan survei seismik 2D dan 3D, dan target pemboran sumur eksplorasi sebanyak 46 serta sumur pengembangan hampir 1.000 pada 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGN Group Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat, Berbagi Berkah dan Kebahagiaan Iduladha 1446 H

PGN Group Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat, Berbagi Berkah dan Kebahagiaan Iduladha 1446 H

Bisnis | Sabtu, 07 Juni 2025 | 13:13 WIB

PGAS Mau Bangun 200 Ribu Sambungan Jargas di 2025, Segini Realisasinya Sekarang

PGAS Mau Bangun 200 Ribu Sambungan Jargas di 2025, Segini Realisasinya Sekarang

Bisnis | Minggu, 01 Juni 2025 | 11:49 WIB

Potensi Gas Alam Gantikan Peran Batu Bara dan Minyak Bumi, Pakar Singgung Manfaat dan Risikonya

Potensi Gas Alam Gantikan Peran Batu Bara dan Minyak Bumi, Pakar Singgung Manfaat dan Risikonya

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB