Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BCA Syariah Akui Ada 30 Persen Nasabah yang Saldo Rekeningnya 0 Rupiah

Chandra Iswinarno | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 05:59 WIB
BCA Syariah Akui Ada 30 Persen Nasabah yang Saldo Rekeningnya 0 Rupiah
Ilustrasi rekening dormant. Sejumlah 30 persen rekening individu nasabah Bank BCA Syariah berstatus tidak aktif. (Pexels/Towfiqu barbhuiya)

Suara.com - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mengungkapkan bahwa sekitar 25 persen hingga 30 persen dari total rekening individu nasabahnya berstatus tidak aktif atau memiliki saldo nol rupiah.

Sebagian dari rekening tersebut bahkan sempat diblokir atas permintaan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Meskipun dihadapkan pada tantangan rekening dormant, perseroan berhasil menunjukkan fundamental bisnis yang kokoh dengan mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang impresif.

"Apakah ada rekening yang bersaldo 0? Ada. Ada rekening dormant itu juga ada. Kalau rekening bersaldo 0 Rupiah kisarannya ada 25 hingga 30 persen dari total rekeni yang individu," ungkap Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, dalam paparan kinerja di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Aktifkan Kembali Rekening

Menanggapi isu pemblokiran yang diminta oleh PPATK, Yuli menjelaskan bahwa kini fokus bank adalah mengaktifkan kembali rekening-rekening tersebut.

Berbagai program promosi dan penyempurnaan fitur digital menjadi strategi utama untuk mendorong nasabah agar kembali bertransaksi.

"Tapi dengan kita banyak promo-promo sekarang ini jadi banyak kemudian yang menjadi aktif. Pertama kali blokir diminta PPATK itu juga banyak yang saat itu sudah mulai aktif lagi," katanya.

Yuli menambahkan, kemudahan akses melalui fitur-fitur baru dan pendekatan yang lebih baik kepada nasabah terbukti efektif mengurangi jumlah rekening dormant.

"Kita memblokirnya harus yang tidak aktifnya Februari tahun berapa pemblokirannya setelah itu. Tapi ada juga yang sudah aktif Kembali, jadi berbagai upaya seiring dengan program promo, fitur lebih baik, customer touchnya lebih baik Itu memperkecil bersaldo 0 itu bisa dikurangi," tambahnya.

Kinerja Keuangan Tetap Solid

Isu pemblokiran rekening oleh PPATK ternyata tidak memicu kepanikan atau penarikan dana secara masif di BCA Syariah.

Yuli menegaskan bahwa nasabah tetap menunjukkan loyalitasnya dan kini justru lebih waspada terhadap status rekening mereka.

"Alhamdulillah Tidak ada fenomena itu. Jadi nasabah masih setia dengan BCA syariah dan kami menghimbau supaya kita sekarang lebih aware. Diaktifkan dan dicek jadi tahu apa yang terjadi dengan rekening. Memang kita harus waspada walaupun dari pihak bank menjaga keamana dari account dari kami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blokir 31 Juta Rekening, Mahfud MD: Tujuan PPATK Baik, Caranya Salah dan Bikin Gaduh

Blokir 31 Juta Rekening, Mahfud MD: Tujuan PPATK Baik, Caranya Salah dan Bikin Gaduh

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:36 WIB

Harus Viral Dulu, Baru PPATK Buka 122 Juta Rekening Nasabah yang Diblokir

Harus Viral Dulu, Baru PPATK Buka 122 Juta Rekening Nasabah yang Diblokir

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:46 WIB

Viral Masyarakat Tarik Uang Banyak dari Perbankan, Ini Respons Kepala PPATK

Viral Masyarakat Tarik Uang Banyak dari Perbankan, Ini Respons Kepala PPATK

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB