Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Kenapa Tahun 2026 Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai NIK KTP?

Rifan Aditya

Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:16 WIB
Kenapa Tahun 2026 Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai NIK KTP?
Warga antre untuk membeli gas LPG 3 kilogram di salah satu agen penjualan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (4/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Langkah ini diambil untuk mencegah penimbunan dan praktik jual-beli kembali (pengecer tidak resmi) yang kerap memicu kelangkaan dan kenaikan harga di tingkat konsumen.

Meskipun pembelian diperketat, pemerintah memastikan keberadaan subpangkalan atau warung pengecer resmi akan tetap dipertahankan.

Hal ini penting untuk menjaga aksesibilitas masyarakat, terutama di daerah-daerah pelosok.

Proses pendataan dan pendaftaran pembeli LPG 3 kg menggunakan KTP sebenarnya telah dimulai sejak 2023 dan terus berjalan.

Hingga April 2024, PT Pertamina (Persero) mencatat sudah ada 41,8 juta NIK yang terdaftar, mencakup berbagai sektor mulai dari rumah tangga hingga usaha mikro.

Dari Subsidi Barang ke Subsidi Orang

Kebijakan pembelian LPG 3 kg menggunakan NIK merupakan bagian dari peta jalan transformasi subsidi energi yang lebih besar.

Pemerintah secara bertahap ingin mengubah mekanisme subsidi dari yang berbasis komoditas (barang) menjadi berbasis orang (penerima manfaat).

Tujuannya jelas: agar bantuan pemerintah diterima langsung oleh individu atau keluarga yang membutuhkan, bukan lagi "dinikmati" oleh semua orang tanpa terkecuali.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa gas melon sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4, atau 40 persen kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

"Jadi, kalian jangan pakai LPG 3 kg lah, desil 8, 9, 10 saya pikir mereka dengan kesadaran lah," imbau Bahlil.

Kesadaran dari kelompok mampu untuk tidak menggunakan produk bersubsidi menjadi kunci keberhasilan program ini.

Tantangan dan Harapan di Masa Depan

Meskipun di atas kertas tampak ideal, penerapan kebijakan ini bukannya tanpa tantangan.

Akurasi data menjadi isu sentral. Sinkronisasi antara data pembeli di lapangan dengan data kemiskinan dari BPS harus berjalan mulus untuk menghindari eksklusi masyarakat miskin yang belum terdata.

Selain itu, kesiapan infrastruktur digital di seluruh pangkalan LPG hingga ke pelosok negeri juga menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah.

Di sisi lain, kebijakan ini menjanjikan harapan baru akan terwujudnya keadilan sosial melalui subsidi yang tepat sasaran.

Jika berhasil, triliunan rupiah uang negara yang selama ini "bocor" dapat dialihkan untuk program-program pembangunan lain yang lebih produktif, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Langkah pemerintah mewajibkan penggunaan NIK untuk membeli LPG 3 kg pada 2026 adalah sebuah pertaruhan besar.

Keberhasilannya tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem, tetapi juga pada partisipasi dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.

Apakah Anda siap menjadi bagian dari transformasi ini demi subsidi yang lebih berkeadilan? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ubah Penyaluran LPG 3 Kg, Masyarakat yang Masuk Kelompok Ini Boleh Beli

Pemerintah Ubah Penyaluran LPG 3 Kg, Masyarakat yang Masuk Kelompok Ini Boleh Beli

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:27 WIB

Dirjen Pajak Salah Kaprah, Biaya Transportasi LPG 3 Kg Diputuskan MK Bukan Objek Pajak

Dirjen Pajak Salah Kaprah, Biaya Transportasi LPG 3 Kg Diputuskan MK Bukan Objek Pajak

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 16:28 WIB

Tepergok Pakai LPG 3 Kg, Kekayaan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Nyaris Rp10 Miliar!

Tepergok Pakai LPG 3 Kg, Kekayaan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Nyaris Rp10 Miliar!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 22:12 WIB

Langkah Darurat Mengatasi Gas LPG Bocor Agar Terhindari dari Kebakaran

Langkah Darurat Mengatasi Gas LPG Bocor Agar Terhindari dari Kebakaran

Lifestyle | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:24 WIB

Terkini

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:22 WIB

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:16 WIB

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB