Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Rupiah Melemah ke Rp16.426 per Dolar AS, BI Janji Terus Jaga Stabilitas

Erick Tanjung, Rina Anggraeni

Selasa, 02 September 2025 | 13:53 WIB
Rupiah Melemah ke Rp16.426 per Dolar AS, BI Janji Terus Jaga Stabilitas
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/7/2025). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan. Hari ini, mata uang Garuda dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp16.426.

Merespons kondisi ini, Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah demi menjaga perekonomian nasional.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan pihaknya akan terus berupaya mendorong penguatan rupiah.

"Kami terus berjuang dan alhamdulillah stabilitas nilai tukar rupiah, moneter, dan pasar keuangan kami terus tetap jaga," kata Perry saat rapat kerja dengan DPD RI secara virtual, Selasa (2/9/2025).

Perry menjelaskan, rupiah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS di masa lalu, kala itu dipicu oleh dampak tarif era Presiden Trump. Setelah sempat menguat, kini rupiah kembali tertekan di posisi Rp16.400-an per dolar AS yang disebutnya karena tekanan kondisi politik di Indonesia.

BI menargetkan rupiah dapat kembali ke level Rp16.300 per dolar AS, bahkan lebih kuat lagi.

"Rupiah yang kemarin pagi pernah mencapai Rp16.560, alhamdulillah hari ini kami bisa stabilkan ke Rp16.400. Kami akan berusaha untuk lebih rendah lagi kembali ke Rp16.300 dan lebih kuat lagi," ungkap Perry.

Dalam menjaga stabilitas rupiah, Perry menambahkan bahwa BI terus berkoordinasi erat dengan pemerintah, termasuk dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kami berkoordinasi dengan Bu Menteri Keuangan, OJK, LPS, kita pastikan stabilitas sistem keuangan terjaga," tegasnya.

baca juga

Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange, rupiah terkoreksi 28,5 poin atau 0,17 persen ke Rp16.447 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS naik tipis 0,05 persen ke level 97,82.

Pelemahan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang Asia lainnya, di mana yen Jepang tertekan paling dalam sebesar 0,33 persen. Penguatan indeks dolar AS sebesar 0,16 persen membuat investor beralih ke aset aman sambil menanti data ketenagakerjaan AS, yang diperkirakan hanya mencetak 75.000 lapangan kerja baru pada bulan Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 2029? Ini Strategi Bank Indonesia

Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 2029? Ini Strategi Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 12:25 WIB

Neraca Perdagangan Surplus: Apakah Ini Pertanda Baik untuk Rupiah? Ini Analisis dari Bank Indonesia

Neraca Perdagangan Surplus: Apakah Ini Pertanda Baik untuk Rupiah? Ini Analisis dari Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 10:12 WIB

Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil

Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 11:16 WIB

Terkini

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

×