Menkeu Purbaya Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Para Bos Himbara Disebut Pusing Tujuh Keliling

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 15 September 2025 | 17:26 WIB
Menkeu Purbaya Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Para Bos Himbara Disebut Pusing Tujuh Keliling
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, saat ia berencana menyalurkan dana ini, pihak perbankan sempat ragu. Foto Alvian-Suara.com
Baca 10 detik
  • Pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di bank himbara.
  • Para Direktur Utama bank himbara tersebut pusing tujuh keliling karena kebijakan ini.
  • Menkeu Purbaya sebut perbankan mungkin akan kebingungan dengan jumlah yang besar ini.

Suara.com - Pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sebuah keputusan yang disebut-sebut membuat para Direktur Utama bank-bank BUMN pusing tujuh keliling.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, saat ia berencana menyalurkan dana ini, pihak perbankan sempat ragu. "Saya hanya sanggup serap Rp7 triliun'," tiru Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/9/2025).

"Saya bilang, 'enak aja, kasih sana semua'. Biar mereka mikir. Jadi bukan saya saja yang mikir, mereka yang mikir," tegasnya.

Dana jumbo tersebut diguyurkan ke lima bank besar, yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI. Tujuan utamanya adalah memperkuat likuiditas perbankan agar mereka bisa lebih agresif menyalurkan kredit produktif, yang diharapkan dapat memutar kembali roda bisnis dan ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan, dana ini akan terus berada di perbankan untuk memastikan pergerakan ekonomi terus berlanjut. "Pada dasarnya seperti naruh uang di bank suka-suka sampai kapan muter di situ supaya muter di perekonomian, biar dirut banknya yang mikir," tuturnya.

Meski pada dasarnya Purbaya ingin membebaskan bank-bank dalam menyalurkan dana, ia menyadari perbankan mungkin akan kebingungan dengan jumlah yang besar ini. Oleh karena itu, pemerintah akan menyediakan panduan (guidance) agar dana bisa dimanfaatkan untuk program-program unggulan pemerintah, salah satunya untuk pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah memberikan insentif berupa bunga hanya 2% kepada perbankan. Skema ini tidak hanya membantu koperasi, tetapi juga memberikan jaring pengaman bagi bank-bank.

"Saya pikir dengan cara itu, paling nggak, kalau mereka nggak bisa nyalurin, mereka punya uang lebih. Mereka nggak akan perang bunga lagi, bunga akan cenderung turun, itu akan berdampak dengan ekonomi," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

News | Senin, 15 September 2025 | 16:40 WIB

Dari Susi, Basuki hingga Purbaya Yudhi Sadewa, Gaya Membumi Bikin Rakyat Merasa Dekat?

Dari Susi, Basuki hingga Purbaya Yudhi Sadewa, Gaya Membumi Bikin Rakyat Merasa Dekat?

Your Say | Senin, 15 September 2025 | 16:24 WIB

Menkeu Purbaya Punya Kebiasaan 'Aneh' Sekaligus Hobi Khas Orang Pinter, Apa Itu?

Menkeu Purbaya Punya Kebiasaan 'Aneh' Sekaligus Hobi Khas Orang Pinter, Apa Itu?

Entertainment | Senin, 15 September 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:46 WIB

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:35 WIB

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:33 WIB

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:26 WIB

Dampak Energi Perang Iran, AS dan Israel Lebih Parah dari Krisis 2022?

Dampak Energi Perang Iran, AS dan Israel Lebih Parah dari Krisis 2022?

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:50 WIB

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:28 WIB

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:14 WIB