Rupiah Dibuka Perkasa Lawan Dolar AS, Didorong Sentimen Ini

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:56 WIB
Rupiah Dibuka Perkasa Lawan Dolar AS, Didorong Sentimen Ini
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 0,03 persen di level Rp 16.576 per USD.

  • Mayoritas mata uang Asia menguat, diikuti pelemahan indeks dolar AS.

  • Sinyal The Fed akan pangkas suku bunga dorong penguatan rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Kamis (16/10/2025) pagi. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.20 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.576  per USD.

Mata uang garuda menguat 0,03 persen dari sehari sebelumnya di level Rp 16.576 per USD. Penguatan rupiah ini diikuti oleh mata uang di Asia

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini, Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,38 persen disusul won Korea yang menguat 0,35 persen.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu yen Jepang naik 0,27 persen, kemudian dolar Singapura naik 0,24 persen, ringgit Malaysia naik 0,18 persen yuan, China naik 0,08 persen. Sedangkan, dolar Hong Kong naik 0,02 persen.

Sementara pesso Filipina dan dolar Taiwan melemah terhadap dolar AS dengan pelemahan masing-masing 0,04 persen dan 0,14 persen

Namun, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar USD terhadap mata uang utama dunia ada di 98,45, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,79.

Sebagai informasi, Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan terus menguat.

"Untuk perdagangan besok (hari ini), mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup menguat di rentang Rp 16.520 sampai Rp 16.580," kata Ibrahim.

Penguatan ini didasarkan atas sejumlah sentimen yang menyertai. Dari luar negeri, Ibrahim mengatakan pasar menangkap sinyal kuat bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan dewan gubernur (FOMC) Oktober ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Faktor Pendorong Kurs Rupiah Menguat Hari Ini, Tembus Rp16.603 per Dolar AS

2 Faktor Pendorong Kurs Rupiah Menguat Hari Ini, Tembus Rp16.603 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:04 WIB

Harga Emas Pecahkan Rekor Lagi: Apa yang Mendorong XAUUSD Terus Meroket?

Harga Emas Pecahkan Rekor Lagi: Apa yang Mendorong XAUUSD Terus Meroket?

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:16 WIB

Rupiah Kembali Perkasa Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.563

Rupiah Kembali Perkasa Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.563

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 09:54 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×