Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Perak: Turun Tipis Dalam Sepekan, Harga Dunia Menguat

M Nurhadi

Minggu, 09 November 2025 | 13:22 WIB
Harga Perak: Turun Tipis Dalam Sepekan, Harga Dunia Menguat
Ilustrasi perak
baca 10 detik
  • Harga perak Antam mengalami penurunan akumulatif sebesar Rp36 dalam sepekan (3-8 November 2025).

  • Harga perak Antam ditutup pada level Rp26.314 per gram pada Sabtu (8/11/2025).

  • Penurunan harga di domestik terjadi meskipun harga perak spot di pasar dunia justru menguat 0,9% menjadi US$48,41 per ons troi.

Suara.com - Harga perak batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan adanya fluktuasi sepanjang sepekan perdagangan periode 3 hingga 8 November 2025. 

Meskipun pergerakannya cukup dinamis dari hari ke hari, harga perak Antam secara akumulatif mengalami penurunan tipis selama periode tersebut.

Pada awal pekan, tepatnya Senin (3/11/2025), harga perak Antam tercatat di level Rp26.350 per gram. Harga ini kemudian berfluktuasi cukup tajam di tengah pekan, mencapai titik terendah pada Rabu. 

Namun, menjelang akhir pekan, harga kembali rebound dan ditutup pada Sabtu (8/11/2025) di angka Rp26.314 per gram. 

Dengan demikian, dalam rentang satu minggu, harga perak Antam mengalami penurunan sebesar Rp36 per gram.

Pergerakan harga perak menunjukkan volatilitas yang tinggi, mencerminkan sensitivitas komoditas ini terhadap sentimen pasar domestik maupun global.

Rincian Pergerakan Harga Perak Antam Sepekan (3–8 November 2025)

Berikut adalah rincian pergerakan harga perak Antam dalam format list agar mudah Anda masukkan ke dalam CMS:

  • Senin (3/11/2025): Rp26.350 per gram (Harga Pembuka Pekan)
  • Selasa (4/11/2025): Rp26.050 per gram
  • Rabu (5/11/2025): Rp25.664 per gram (Titik Terendah Pekan)
  • Kamis (6/11/2025): Rp26.250 per gram
  • Jumat (7/11/2025): Rp26.314 per gram
  • Sabtu (8/11/2025): Rp26.314 per gram (Harga Penutup Pekan)
     

Meskipun harga perak Antam mengalami sedikit koreksi sepanjang minggu, kondisi di pasar dunia menunjukkan tren yang berbeda. 

baca juga

Harga perak spot global justru menutup perdagangan pekan ini dengan penguatan signifikan, mencatatkan kenaikan sebesar 0,9% menjadi US$48,41 per troi ons.

Perbedaan pergerakan antara harga perak domestik dan harga spot global ini seringkali dipengaruhi oleh faktor kurs Rupiah terhadap Dolar AS, kebijakan perusahaan, dan permintaan serta penawaran di pasar lokal. 

Penguatan harga perak global di akhir pekan memberikan sinyal positif yang berpotensi memengaruhi harga perak Antam pada pembukaan perdagangan pekan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Perak Melesat! Saatnya Investasi atau Justru Hindari? Cek Dulu Faktanya

Harga Perak Melesat! Saatnya Investasi atau Justru Hindari? Cek Dulu Faktanya

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:42 WIB

Harga Perak Terbang 81% Tahun Ini, Bakal Terus Meroket Saingi Emas?

Harga Perak Terbang 81% Tahun Ini, Bakal Terus Meroket Saingi Emas?

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Harga Perak Picu Minat Pasar, Saatnya Logam Mulia Jadi Aset Investasi Terfavorit?

Harga Perak Picu Minat Pasar, Saatnya Logam Mulia Jadi Aset Investasi Terfavorit?

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB