Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Harga Perak: Turun Tipis Dalam Sepekan, Harga Dunia Menguat

M Nurhadi

Minggu, 09 November 2025 | 13:22 WIB
Harga Perak: Turun Tipis Dalam Sepekan, Harga Dunia Menguat
Ilustrasi perak
baca 10 detik
  • Harga perak Antam mengalami penurunan akumulatif sebesar Rp36 dalam sepekan (3-8 November 2025).

  • Harga perak Antam ditutup pada level Rp26.314 per gram pada Sabtu (8/11/2025).

  • Penurunan harga di domestik terjadi meskipun harga perak spot di pasar dunia justru menguat 0,9% menjadi US$48,41 per ons troi.

Suara.com - Harga perak batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan adanya fluktuasi sepanjang sepekan perdagangan periode 3 hingga 8 November 2025. 

Meskipun pergerakannya cukup dinamis dari hari ke hari, harga perak Antam secara akumulatif mengalami penurunan tipis selama periode tersebut.

Pada awal pekan, tepatnya Senin (3/11/2025), harga perak Antam tercatat di level Rp26.350 per gram. Harga ini kemudian berfluktuasi cukup tajam di tengah pekan, mencapai titik terendah pada Rabu. 

Namun, menjelang akhir pekan, harga kembali rebound dan ditutup pada Sabtu (8/11/2025) di angka Rp26.314 per gram. 

Dengan demikian, dalam rentang satu minggu, harga perak Antam mengalami penurunan sebesar Rp36 per gram.

Pergerakan harga perak menunjukkan volatilitas yang tinggi, mencerminkan sensitivitas komoditas ini terhadap sentimen pasar domestik maupun global.

Rincian Pergerakan Harga Perak Antam Sepekan (3–8 November 2025)

Berikut adalah rincian pergerakan harga perak Antam dalam format list agar mudah Anda masukkan ke dalam CMS:

  • Senin (3/11/2025): Rp26.350 per gram (Harga Pembuka Pekan)
  • Selasa (4/11/2025): Rp26.050 per gram
  • Rabu (5/11/2025): Rp25.664 per gram (Titik Terendah Pekan)
  • Kamis (6/11/2025): Rp26.250 per gram
  • Jumat (7/11/2025): Rp26.314 per gram
  • Sabtu (8/11/2025): Rp26.314 per gram (Harga Penutup Pekan)
     

Meskipun harga perak Antam mengalami sedikit koreksi sepanjang minggu, kondisi di pasar dunia menunjukkan tren yang berbeda. 

baca juga

Harga perak spot global justru menutup perdagangan pekan ini dengan penguatan signifikan, mencatatkan kenaikan sebesar 0,9% menjadi US$48,41 per troi ons.

Perbedaan pergerakan antara harga perak domestik dan harga spot global ini seringkali dipengaruhi oleh faktor kurs Rupiah terhadap Dolar AS, kebijakan perusahaan, dan permintaan serta penawaran di pasar lokal. 

Penguatan harga perak global di akhir pekan memberikan sinyal positif yang berpotensi memengaruhi harga perak Antam pada pembukaan perdagangan pekan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Perak Melesat! Saatnya Investasi atau Justru Hindari? Cek Dulu Faktanya

Harga Perak Melesat! Saatnya Investasi atau Justru Hindari? Cek Dulu Faktanya

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:42 WIB

Harga Perak Terbang 81% Tahun Ini, Bakal Terus Meroket Saingi Emas?

Harga Perak Terbang 81% Tahun Ini, Bakal Terus Meroket Saingi Emas?

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Harga Perak Picu Minat Pasar, Saatnya Logam Mulia Jadi Aset Investasi Terfavorit?

Harga Perak Picu Minat Pasar, Saatnya Logam Mulia Jadi Aset Investasi Terfavorit?

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×