Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan DMO Batubara Naik di Balik Kebijakan Baru ESDM

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 15 November 2025 | 09:23 WIB
Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan DMO Batubara Naik di Balik Kebijakan Baru ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (14/11/2025). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Pemerintah mempertimbangkan menaikkan DMO karena produksi batubara nasional akan diturunkan pada 2026.

  • Kenaikan DMO ditujukan untuk memenuhi kebutuhan domestik seperti PLN, semen, dan pupuk.

  • Besaran DMO belum diputuskan dan masih dihitung apakah 25% cukup atau perlu dinaikkan

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan soal rencana kenaikan volume Domestic Market Obligation (DMO) di atas 25 persen.

Bahlil menyebut, keputusan itu berkaitan dengan rencana penurunan produksi batubara nasional pada 2026.

Sebagai catatan, DMO atau Kewajiban Pasar Domestik merupakan kewajiban produsen untuk mengalokasikan dan menjual sebagian tertentu dari total produksinya, ke pasar domestik sebelum diizinkan untuk mengekspor.

Saat ini besaran DMO yang diberlakukan 25 persen dari hasil produksi.

Merujuk pada rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2025, tercantum produksi batubara nasional sebesar 900 juta ton.

Jumlah produksi itu, menurut Bahlil, mempengaruhi supply and demand.

"Akibatnya apa? Supply and demand-nya tidak seimbang. Kebutuhan batubara dunia itu cuma 1,3 miliar ton. Kita bisa menyuplai sampai 600 juta ton, hampir 50 persen. Akhirnya sekarang harga batu bara lagi turun jauh,” beber Bahlil kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (14/11/2025).

Ilustrasi Batubara. [freedigitalphoto/EA]
Ilustrasi Batubara. [freedigitalphoto/EA]

Sejalan dengan penurunan produksi itu, maka muncul rencana untuk meningkatkan volume DMO.

Nantinya, hasil DMO itu akan dialokasikan ke sektor yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat seperti PLN, industri semen hingga pupuk.

baca juga

"Karena kita mengevaluasi RKAB, maka DMO yang 25 persen itu kemungkinan besar kita akan dorong. Kalau kita hitung kebutuhan nasional untuk memenuhi semen PLN dan pupuk itu cukup 20 persen, ya, enggak ada masalah. Tapi kalau kita masih kurang, kita akan naikkan volume DMO. Itu maksudnya," kata Bahlil.

Namun demikian, kebijakan kenaikan volume DMO itu masih dalam pembahasan, termasuk angka pasti besaran yang akan ditetapkan.

"Ini kami lagi meng-exercise. Karena volume RKAB-nya itu produksinya kita akan turunkan. Kalau itu kemudian cukup dengan 25 persen, ya cukup, kami enggak naikkan. Tapi kalau enggak cukup kami naikkan, berpotensi kami naikkan DMO-nya," ujar Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ada Kata Sepakat, Shell Indonesia Mau Temui Pemerintah Lagi Bahas Stok BBM

Belum Ada Kata Sepakat, Shell Indonesia Mau Temui Pemerintah Lagi Bahas Stok BBM

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 16:37 WIB

ESDM:  Meski Sudah Diuji BBM Bobibos Belum Tersertifikasi

ESDM: Meski Sudah Diuji BBM Bobibos Belum Tersertifikasi

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 14:31 WIB

Menteri Bahlil Kebut 18 Proyek Hilirisasi Energi, Target 2026 Jalan

Menteri Bahlil Kebut 18 Proyek Hilirisasi Energi, Target 2026 Jalan

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 13:48 WIB

Dapat Tax Holiday, Bahlil Pastikan PT Lotte Chemical Indonesia Perluas Pabrik di Cilegon

Dapat Tax Holiday, Bahlil Pastikan PT Lotte Chemical Indonesia Perluas Pabrik di Cilegon

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 21:00 WIB

Selain Pabrik Raksasa Lotte, Prabowo Pacu 18 Proyek Hilirisasi Lain: Apa Saja Targetnya?

Selain Pabrik Raksasa Lotte, Prabowo Pacu 18 Proyek Hilirisasi Lain: Apa Saja Targetnya?

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:07 WIB

Pabrik New Ethylene Project Diresmikan, Bahlil : Kita Tak Perlu Lagi Impor!

Pabrik New Ethylene Project Diresmikan, Bahlil : Kita Tak Perlu Lagi Impor!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:06 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

×