Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Kementerian ESDM Ungkap Butuh Dana Rp 61 T untuk Capai Rasio Elektrifikasi 100 Persen

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 November 2025 | 15:50 WIB
Kementerian ESDM Ungkap Butuh Dana Rp 61 T untuk Capai Rasio Elektrifikasi 100 Persen
Ilustrasi listrik
baca 10 detik
  • Rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai 98,54%, namun wilayah 3T masih menjadi tantangan utama.
  • Dibutuhkan dana Rp61 triliun untuk mencapai elektrifikasi 100%, termasuk Rp2,5 triliun untuk program BPBL bagi keluarga yang belum mampu.
  • Masih ada lebih dari 10.000 lokasi 3T yang belum berlistrik, dengan 1,28 juta calon pelanggan yang ditargetkan melalui program ESDM dan PLN

Suara.com - Rasio elektrifikasi rumah tangga secara nasional telah mencapai 98,54 persen.

Guna mencapai rasio elektrifikasi 100 persen dibutuhkan dana sebesar Rp 61 triliun.  

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan, Jisman Hutajulu mengungkap, daerah yang belum diterangi listrik umumnya  berada di wilayah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar. 

"Meskipun sudah 98,54 persen,  itu masih ada beberapa subsistem yang kecil yang belum dilayani 24 jam. Ini menjadi tantangan sendiri. Dan sisanya ini kebanyakan di daerah remote atau 3T yang boleh saya sebutkan banyak di daerah timur, Papua, NTT, dan Maluku," kata Jisman dalam acara Electricity Connect 2025 di Jakarta pada Rabu (19/11/2025).

Jisman merinci dari biaya Rp 61 triliun itu, sebanyak Rp 2,5 triliun, di antaranya dibutuhkan untuk program bantuan listrik seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Dia menjelaskan, meski aliran listrik sudah disambungkan di sejumlah wilayah, masih terdapat rumah tangga yang belum dapat menikmatinya, karena terhalang biaya pemasangan. 

Pegawai listrik tengah memasang listrik di Kampung Iraiweri, Distrik Anggi, Pegunungan Arfak, Papua Barat. (Dok: Kementerian ESDM)
Iustrasi pegawai listrik tengah memasang listrik. (Dok: Kementerian ESDM)

"Di mana jaringan sudah di depan rumah, hanya saja keluarga tersebut belum mampu untuk berlangganan dengan PLN maka itu perlu kita bantu," kata Jisman. 

Dalam tiga tahun terakhir, program BPBL setidaknya sudah menjangkau  155 ribu rumah tangga, dan tahun ini ditargetkan menjangkau 255 ribu rumah tangga. 

Sementara untuk jumlah wilayah 3T yang belum teraliri listrik,  jumlah mencapai 10.068  lokasi yang terdiri dari 5.700 desa dan 4.400 dusun.  Dari jumlah itu terdapat 1,28 juta calon pelanggan. 

baca juga

Pada tahun ini, Kementerian ESDM telah menganggarkan dana Rp 3 triliun untuk menjangkau 1.285 lokasi yang belum diterangi listrik.

Program itu dijalankan Kementerian ESDM bersama dengan PLN. 

"Ini memang anggarannya agak terlambat karena ABT, bukan anggaran yang biasa sehingga waktunya sangat sempit. Dan kami  minta ke Pak Dirut (PLN), tolong Pak Dirut segera, ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat karena kita sudah merdeka 80 tahun tapi masih belum ada listriknya," tutup Jisman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 19:06 WIB

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 18:51 WIB

Demi Tingkatkan Harga, ESDM Buka Peluang Turunkan Produksi Batubara pada 2026

Demi Tingkatkan Harga, ESDM Buka Peluang Turunkan Produksi Batubara pada 2026

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 07:24 WIB

ESDM Ungkap Alasan Sumber Listrik RI Mayoritas dari Batu Bara

ESDM Ungkap Alasan Sumber Listrik RI Mayoritas dari Batu Bara

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 19:12 WIB

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 16:44 WIB

Cadangan Minyak Indonesia Cuma 4,4 Miliar Barel, Terbanyak di Kalimantan

Cadangan Minyak Indonesia Cuma 4,4 Miliar Barel, Terbanyak di Kalimantan

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya

Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:25 WIB

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:00 WIB

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:54 WIB

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:51 WIB

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:40 WIB

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

×