Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Kereta Gantung Rinjani: Proyek 'Rp6,7 Triliun', Investor China Ternyata Tidak Terdaftar

M Nurhadi

Jum'at, 21 November 2025 | 20:04 WIB
Kereta Gantung Rinjani: Proyek 'Rp6,7 Triliun', Investor China Ternyata Tidak Terdaftar
Gunung Rinjani [Istimewa/beritabali.com]
baca 10 detik
  • Proyek kereta gantung senilai Rp6,7 triliun di Taman Nasional Gunung Rinjani belum terdaftar resmi OSS.
  • DPMPTSP NTB menyatakan proyek belum dapat diproses tanpa adanya kajian teknis dari dinas terkait yang telah disetujui.
  • Investor PT ILR mengklaim AMDAL sudah disetujui pusat, tetapi masih menghadapi hambatan birokrasi perizinan.

Suara.com - Polemik pembangunan kereta gantung yang direncanakan melintasi Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), memasuki babak baru.

Proyek yang digadang-gadang menelan biaya hingga Rp6,7 triliun tersebut ternyata belum terdaftar di Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission atau OSS).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma, menegaskan bahwa hingga saat ini PT Indonesia Lombok Resort (ILR) selaku investor asal China, belum pernah mengajukan perizinan melalui OSS.

“Kalau belum masuk OSS, belum berani kita katakan proyek itu berjalan atau tidak. Karena itu syaratnya,” kata Irnadi di Mataram, Jumat (21/11/2025).

Irnadi menjelaskan bahwa untuk bisa terdaftar di OSS, investor wajib memenuhi syarat-syarat teknis. Salah satu syarat krusial adalah adanya kajian teknis yang disetujui oleh dinas terkait di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Hasil kajian dari dinas teknis, kan belum ada. Kalau belum ada (kajian teknis), berarti belum,” terangnya, dikutip dari Antara.

Irnadi juga menegaskan, meskipun investor pernah melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan kereta gantung di kawasan hutan Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah, hal itu tidak dapat dijadikan indikasi bahwa proyek tersebut telah berjalan.

“Itu (ground breaking) bukan pertanda proyek jalan, apalagi sifatnya MoU atau nota kesepahaman. Sebelum ada fakta terdaftar di OSS, tidak berani kita katakan itu berjalan dan belum berani kita proses,” tegas Irnadi.

Sebelumnya, pada Agustus 2025, PT ILR sempat menemui Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk menyampaikan rencana mereka membangun kereta gantung di kawasan Gunung Rinjani.

baca juga

Humas PT ILR, Ahui, mengklaim Gubernur NTB secara eksplisit mendukung pembangunan tersebut, namun meminta agar faktor sosial dan lingkungan hidup diperhatikan.

Mengenai perizinan, Ahui menyatakan bahwa pengajuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sudah disetujui untuk dibahas di Kementerian Kehutanan, dan saat ini mereka tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Ya, AMDAL sudah disetujui tinggal tunggu pembahasan,” ujar Ahui.

Selain fokus AMDAL, tim investor juga tengah mempersiapkan perubahan izin dari Izin Usaha Penyediaan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) ke Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang harus diajukan ke Kementerian Kehutanan. Ahui mengakui adanya hambatan birokrasi yang panjang.

“Kita tahu di kementerian prosesnya lama. Jadi kita bergerak senyap, nanti kalau sudah terbit AMDAL-nya tiba-tiba aja jalan. Biar langsung kerja,” katanya, mengisyaratkan langkah cepat setelah perizinan di tingkat pusat terbit.

Meski pihak investor bergerak "senyap" di tingkat pusat, kepastian operasional proyek senilai triliunan rupiah ini di tingkat daerah masih menunggu registrasi dan kajian teknis di DPMPTSP NTB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Diare Massal Hostel Canggu: 6 Turis Asing Tumbang, 1 Tewas Mengenaskan

Misteri Diare Massal Hostel Canggu: 6 Turis Asing Tumbang, 1 Tewas Mengenaskan

News | Jum'at, 21 November 2025 | 15:46 WIB

Sinopsis Bloom Life, Drama China Terbaru Landy Li dan Guo Jun Chen

Sinopsis Bloom Life, Drama China Terbaru Landy Li dan Guo Jun Chen

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 14:30 WIB

Keponakan Luhut Sebut RI Bakal Dibanjiri Investor Asing pada 2026, China Mendominasi

Keponakan Luhut Sebut RI Bakal Dibanjiri Investor Asing pada 2026, China Mendominasi

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 10:08 WIB

Sinopsis Burning Night, Drama China Terbaru Wang Yu Wen di Youku

Sinopsis Burning Night, Drama China Terbaru Wang Yu Wen di Youku

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 18:15 WIB

Mengenal Jinlin Crater, Kawah Modern Terbesar di Bumi

Mengenal Jinlin Crater, Kawah Modern Terbesar di Bumi

Tekno | Senin, 17 November 2025 | 13:44 WIB

10 Fakta Kereta Petani di China yang Disebut-sebut Menginspirasi Indonesia

10 Fakta Kereta Petani di China yang Disebut-sebut Menginspirasi Indonesia

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 05:43 WIB

Terkini

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:45 WIB

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:42 WIB

×