Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pelonggaran Moneter: BI Rate Turun, Inflasi 2026 Diprediksi Berkisar 2,94 Persen

M Nurhadi | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 04 Desember 2025 | 14:55 WIB
Pelonggaran Moneter: BI Rate Turun, Inflasi 2026 Diprediksi Berkisar 2,94 Persen
Analisis Outlook BSI Tahun 2026 [Suara.com/Rina]
  • BSI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,28 persen pada tahun 2026.
  • Pertumbuhan 2026 akan didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi yang menguat melalui PMDN, serta belanja fiskal yang ekspansif.
  • Inflasi diprediksi terkendali pada 2,94 persen, memungkinkan BI Rate turun bertahap menjadi 4,25 persen di akhir tahun 2026.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memproyeksikan perekonomian Indonesia akan menunjukkan ketangguhan signifikan di tahun 2026, dengan perkiraan pertumbuhan mencapai 5,28 persen.

Proyeksi optimis ini didukung oleh fondasi domestik yang solid, terutama konsumsi rumah tangga yang stabil, implementasi program prioritas pemerintah, serta penguatan peran ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Chief Economist BSI, Banjaran Surya Indrastomo, menjelaskan bahwa analisis outlook tahun 2026 dibangun di atas delapan pilar utama:

  1. Normalisasi perdagangan global.
  2. Realokasi aset ke emerging markets.
  3. Menguatnya daya tarik Rupiah.
  4. Program prioritas pemerintah.
  5. “Efek Purbaya” pada kebijakan ekonomi.
  6. Daya tahan konsumsi rumah tangga.
  7. Agenda hilirisasi industri.
  8. Proyeksi indikator ekonomi utama.

"Kombinasi delapan faktor ini membuat Indonesia masuk ke 2026 dengan fondasi yang relatif kuat, meskipun lanskap global tetap penuh ketidakpastian,” ujar Banjaran di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Tim ekonom BSI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,28 persen pada 2026, naik dari perkiraan 5,04 persen pada tahun 2025. Pertumbuhan ini akan didorong oleh:

  • Konsumsi Rumah Tangga: Tetap menjadi kontributor terbesar Produk Domestik Bruto (PDB).
  • Investasi: Penguatan, khususnya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang didorong oleh hilirisasi.
  • Belanja Fiskal: Tetap ekspansif, namun dengan pengelolaan yang lebih hati-hati (prudent).

Dari sisi produksi, hilirisasi ditekankan sebagai mesin utama pertumbuhan jangka menengah, terlihat dari proyeksi percepatan sektor industri pengolahan, perdagangan, akomodasi & makan minum, transportasi, serta jasa informasi & komunikasi. Sektor-sektor ini diprediksi tumbuh di atas rata-rata PDB pada 2026.

Bahkan, tim ekonom BSI mencatat bahwa realisasi investasi triwulan III 2025 telah mencapai Rp491,4 triliun. Ke depan, PMDN diperkirakan menjadi motor utama investasi domestik, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) akan lebih selektif dan berfokus pada sektor bernilai tambah tinggi.

Pelonggaran Moneter dan Efek Purbaya

Mengenai kebijakan moneter, inflasi tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran 2,94 persen, masih dalam target Bank Indonesia (BI), dengan risiko utama berasal dari volatile food akibat kondisi iklim.

Dengan inflasi yang terjaga dan adanya pelonggaran global, BI Rate diperkirakan dapat turun bertahap ke 4,25 persen di akhir 2026.

"Ruang pelonggaran moneter terbuka, tetapi tidak akan agresif. Stabilitas Rupiah dan pengelolaan ekspektasi inflasi tetap menjadi fokus utama otoritas,” tutur Banjaran.

Tim ekonom BSI juga menyoroti apa yang mereka sebut sebagai “Efek Purbaya”, yang mencerminkan kombinasi kebijakan fiskal yang ekspansif namun tetap berhati-hati di sisi moneter dan keuangan.

Penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah sebesar Rp276 triliun di perbankan, termasuk BSI, diharapkan akan:

Memperkuat likuiditas perbankan.
Menurunkan cost of fund.
Mendorong pertumbuhan pembiayaan (lending) kembali ke kisaran dua digit.

Tujuan akhirnya adalah mendorong kembali kegiatan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memulihkan kelas menengah melalui keterlibatan aktif sektor swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Ingin Kelapa Sawit Tetap Jadi Tulang Punggung Industri Indonesia

Menkeu Purbaya Ingin Kelapa Sawit Tetap Jadi Tulang Punggung Industri Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:13 WIB

Bos Danantara Terus Rayu Menkeu Purbaya Bantu Bayar Utang Kereta Cepat

Bos Danantara Terus Rayu Menkeu Purbaya Bantu Bayar Utang Kereta Cepat

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:49 WIB

IHSG Cetak 22 Rekor Sepanjang 2025, 1 Kali Era Sri Mulyani dan 21 Kali Era Menkeu Purbaya

IHSG Cetak 22 Rekor Sepanjang 2025, 1 Kali Era Sri Mulyani dan 21 Kali Era Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB