Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Ancam Rumahkan 16 Ribu Pegawai Bea Cukai, Purbaya Sebut Perintah dari 'Bos Atas'

Dicky Prastya

Kamis, 11 Desember 2025 | 20:50 WIB
Ancam Rumahkan 16 Ribu Pegawai Bea Cukai, Purbaya Sebut Perintah dari 'Bos Atas'
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi waktu satu tahun Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk memperbaiki kinerja.
  • Ancaman perumahan 16 ribu pegawai Bea Cukai merupakan perintah langsung dari atasan untuk memacu perbaikan kinerja.
  • Purbaya menemukan kebocoran seperti praktik *under invoicing* saat inspeksi mendadak di pelabuhan baru-baru ini.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melayangkan ultimatum ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) untuk memperbaiki kinerja.

Menkeu Purbaya menyebut kalau ancaman untuk merumahkan 16 ribu pegawai Bea Cukai adalah perintah langsung dari atasan. Makanya dia memberikan waktu setahun agar mereka segera berbenah.

"Kita kasih waktu setahun untuk betulin. Kalau enggak, 16 ribu pegawai kita rumahkan. Bukan dari saya tuh, dari bos di atas," kata Purbaya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Bendahara Negara mengatakan kalau perintah itu untuk memecut para pegawai agar bekerja lebih baik. Dengan demikian Bea Cukai tak perlu lagi dibekukan ala era Orde Baru, di mana tugas itu diserahkan ke Société Générale de Surveillance (SGS), perusahaan asal Swiss.

"Jadi saya pakai itu untuk pecut Bea Cukai supaya bekerja lebih baik untuk perbaiki kinerjanya, supaya kita tidak perlu lagi menyerahkan ke asing, masa negara kita enggak mampu," timpal dia.

Ilustrasi Logo Bea Cukai
Ilustrasi Logo Bea Cukai

Purbaya bercerita kalau dirinya masih menemukan berbagai kebocoran dalam pelayanan maupun kinerja Bea Cukai. Hal ini dia temukan saat inspeksi mendadak (sidak) ke pelabuhan.

Saat itu Purbaya menemukan praktik under invoicing, yang mana sebuah barang tertulis dengan harga 7 Dolar AS atau sekitar Rp 116 ribu. Namun saat dicek di marketplace, harganya ternyata jauh lebih tinggi.

"Saya pernah ke pelabuhan kan, cek barang di situ tertulis cuma 7 Dolar AS. Di toko online harganya lebih mahal. Dari situ ketahuan ini harganya beda. Kenapa bisa begini? Kok bisa murah? Mereka lihat-lihatan. Jadi mereka masih main," tutur dia.

Maka dari itu Purbaya memberikan waktu setahun agar Bea Cukai membenahi kinerja, terutama membendung produk-produk impor ilegal dari China. Dia juga menyinggung kalau dalam sejarah, Indonesia tak pernah kalah dari Tiongkok.

baca juga

"Saya bilang gini, enggak ada sejarahnya Indonesia kalah sama China. Kublai Khan saja kita kalahin. Jangan lupa sejarah, sama Raden Wijaya kan? Itu sejarahnya kita memang lebih licik. Masa lupa liciknya?" beber dia.

"Jadi setahun ke depan, saya akan betulin Bea Cukai sehingga enggak ada barang-barang selundupan dari China yang ilegal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manuver Purbaya Tarik Bea Keluar Emas, Ini Efeknya Versi Ekonom UI

Manuver Purbaya Tarik Bea Keluar Emas, Ini Efeknya Versi Ekonom UI

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:41 WIB

Menkeu Purbaya Resmi Tarik Bea Keluar Ekspor Emas hingga 15%

Menkeu Purbaya Resmi Tarik Bea Keluar Ekspor Emas hingga 15%

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:07 WIB

Lama Tak Ada Kabar, Sri Mulyani Ternyata Punya Pekerjaan Baru di Luar Negeri

Lama Tak Ada Kabar, Sri Mulyani Ternyata Punya Pekerjaan Baru di Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 18:08 WIB

Anak Buah Purbaya Bocorkan Skema Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra

Anak Buah Purbaya Bocorkan Skema Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 22:53 WIB

PT PII Kemenkeu Jamin 55 Proyek Infrastruktur, Kantongi Investasi Rp 573 Triliun

PT PII Kemenkeu Jamin 55 Proyek Infrastruktur, Kantongi Investasi Rp 573 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 21:02 WIB

Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T

Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Kenapa Pakai Bedak Malah Jadi Kusam? Ini 7 Penyebab yang Sering Terlewat

Kenapa Pakai Bedak Malah Jadi Kusam? Ini 7 Penyebab yang Sering Terlewat

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:07 WIB

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:06 WIB

Drama Awaken, Penyelidikan di Balik Eksperimen Terlarang Para Kaum Elite

Drama Awaken, Penyelidikan di Balik Eksperimen Terlarang Para Kaum Elite

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:05 WIB

Harga Suzuki XL7 Terbaru Diumumkan di GIIAS 2026, Termurah Rp 270 Jutaan

Harga Suzuki XL7 Terbaru Diumumkan di GIIAS 2026, Termurah Rp 270 Jutaan

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:02 WIB

Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!

Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:01 WIB

Bukan Cuma Listrik, Transjakarta Bakal Pakai Bahan Bakar Hidrogen! Ini Bocoran Pramono Anung

Bukan Cuma Listrik, Transjakarta Bakal Pakai Bahan Bakar Hidrogen! Ini Bocoran Pramono Anung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:00 WIB

Kembali ke Batavia: Kenangan Bersama di Batavia, Tahun 1930

Kembali ke Batavia: Kenangan Bersama di Batavia, Tahun 1930

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:00 WIB

BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah

BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:59 WIB

PLTS 100 GW akan Mulai Dibangun, IESR: Jangan Lupakan Akses Listrik di desa

PLTS 100 GW akan Mulai Dibangun, IESR: Jangan Lupakan Akses Listrik di desa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:59 WIB

Polres Pasuruan Gagalkan Peredaran 41 Paket Sabu, Empat Tersangka Dibekuk

Polres Pasuruan Gagalkan Peredaran 41 Paket Sabu, Empat Tersangka Dibekuk

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:59 WIB

×