Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Diminta OJK Perbanyak Porsi, Proyeksi Keuangan Hijau Bakal Naik pada 2026

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:06 WIB
Diminta OJK Perbanyak Porsi, Proyeksi Keuangan Hijau Bakal Naik pada 2026
Green Economic Outlook 2026, Jakarta, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]
  • Pembiayaan hijau Indonesia diprediksi menguat signifikan pada tahun 2026 didorong regulator dan transparansi global.
  • Peningkatan pembiayaan hijau terkendala kesiapan pelaku usaha dan kualitas dokumentasi proyek berkelanjutan.
  • Investasi berkelanjutan global menunjukkan imbal hasil 12,5%, lebih tinggi dari investasi tradisional 9,2%.

Suara.com - Prospek pembiayaan hijau alias green financing di Indonesia, diperkirakan akan menguat pada 2026, seiring dorongan regulator dan meningkatnya tekanan global terhadap transparansi keberlanjutan.

Tren ini terjadi di tengah upaya industri keuangan menyeimbangkan ekspansi kredit dengan pengelolaan risiko, terutama pada sektor-sektor yang belum memiliki kelayakan pembiayaan yang kuat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya meminta bank-bank besar meningkatkan porsi pinjaman hijau, mendorong perbankan lebih aktif menyalurkan pembiayaan kepada proyek dan pelaku usaha berorientasi keberlanjutan.

Namun, penguatan ini masih berjalan dengan sejumlah catatan di lapangan, mulai dari kesiapan pelaku usaha, kualitas dokumentasi ESG, hingga ketersediaan proyek hijau yang memenuhi standar pembiayaan.

Situasi tersebut turut menjadi sorotan para pemangku kepentingan industri, yang menilai peningkatan pembiayaan hijau harus dibarengi kesiapan ekosistem agar pertumbuhan tidak hanya bersifat administratif, melainkan berdampak pada transformasi ekonomi hijau.

Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace, menilai peluang pembiayaan hijau pada 2026 cukup besar, terutama karena bank besar telah mencatatkan kenaikan porsi pinjaman hijau dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau melihat dari data-data yang dikeluarkan kan sekarang disclosure mengenai sustainability harus transparan. Kami lihat systemic bank itu selalu meningkat 15–18 (persen) sekarang sudah banyak di atas 20, jadi memang harus diminta meningkat,” ungkap Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025).

Ia mengatakan, salah satu pendorong pertumbuhan pembiayaan hijau dapat berasal dari sektor UMKM.

Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]
Ketua Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA), Katharine Grace di sela acara Green Economic Outlook 2026, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Fakhri]

Bank Indonesia disebut tengah menyiapkan program UMKM Green untuk memperluas akses kredit hijau bagi pelaku usaha kecil.

Namun, Grace menilai tantangan terbesarnya justru ada pada sisi kelayakan usaha.

“Kami menemukan banyak UMKM itu belum bankable, jadi ini pinjaman yang risikonya tinggi. Ini yang kita harus tetap berpihak kepada UMKM, green UMKM jadi harus ada mitigasi, pemantauan yang lebih ketat karena kalau ujungnya kemudian kreditnya mahal juga tidak mendukung,” kata Grace.

Ia juga menyoroti masih banyak perusahaan yang belum mengadopsi energi terbarukan dalam operasionalnya.

Padahal, menurutnya, perbankan telah menyiapkan kapasitas untuk mendongkrak kredit hijau.

“Nah itu yang juga inklusivitasnya di situ. Tidak hanya bank yang terus harus menaikkan loan growth tapi pipeline-nya juga artinya permintaannya harus juga kita genjot dan itu harus dari regulator,” ucapnya.

Sementara itu, Co-Founder & CEO Olahkarsa, Unggul Ananta, menyampaikan tren investasi berkelanjutan global kini menunjukkan performa positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Gandeng OECD Ciptakan Keuangan Digital Berkualitas

OJK Gandeng OECD Ciptakan Keuangan Digital Berkualitas

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:00 WIB

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Senilai Rp142 Triliun, Terbanyak dari Wilayah Ini

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Senilai Rp142 Triliun, Terbanyak dari Wilayah Ini

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:53 WIB

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

OJK Selidiki Dugaan Mirae Asset Sekuritas Lenyapkan Dana Nasabah Rp71 Miliar

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:31 WIB

Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya

Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 12:17 WIB

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 10:45 WIB

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Bisnis | Minggu, 30 November 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB