Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di Balik Tender Offer Saham PIPA Oleh Morris Capital Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 13:12 WIB
Di Balik Tender Offer Saham PIPA Oleh Morris Capital Indonesia
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • PT Morris Capital Indonesia (MCI) melaksanakan Penawaran Tender Wajib (PTW) atas saham PIPA sejak 23 Desember 2025.
  • MCI menawarkan Rp54,47 per lembar saham untuk mengakuisisi sisa saham publik PIPA hingga 22 Januari 2026.
  • PIPA akan bertransformasi fokus dari produsen pipa menjadi bagian rantai pasok logistik dan distribusi Bahan Bakar Minyak nasional.

Suara.com - Pasca resmi menjadi pengendali baru, PT Morris Capital Indonesia (MCI) mengumumkan pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (PTW) atau mandatory tender offer atas saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA).

Langkah korporasi ini merupakan mandat dari POJK No.9/2018 yang mewajibkan pengendali baru untuk memberikan kesempatan bagi pemegang saham publik untuk melepas kepemilikannya setelah terjadi akuisisi mayoritas.

MCI sebelumnya telah mengamankan 1,5 miliar lembar saham atau setara dengan 43,78% kepemilikan PIPA melalui transaksi yang dilakukan pada awal Oktober 2025.

Kini, perusahaan investasi tersebut menyiapkan dana maksimal sebesar Rp93,45 miliar untuk menyerap sisa saham publik dalam aksi PTW ini.

Harga dan Jadwal Penawaran

Harga yang ditetapkan dalam penawaran tender ini adalah Rp54,47 per lembar saham. Nilai tersebut ditentukan berdasarkan regulasi yang menghitung rata-rata harga tertinggi perdagangan harian PIPA di bursa selama kurun waktu 90 hari terakhir.

Bagi para investor, berikut adalah linimasa penting dalam proses PTW ini:

Masa Penawaran: 23 Desember 2025 hingga 22 Januari 2026.

Tanggal Pembayaran: 3 Februari 2026.

Akuisisi ini menandai babak baru bagi PIPA. Jika sebelumnya perusahaan ini dikenal luas sebagai produsen pipa PVC dan material bangunan, di bawah kepemimpinan MCI, PIPA akan bertransformasi menjadi bagian dari rantai pasok energi nasional.

MCI berencana memanfaatkan posisi strategis PIPA untuk merambah sektor perdagangan dan logistik Bahan Bakar Minyak (BBM).

Fokus pengembangan ke depan akan mencakup:

  • Infrastruktur Penyimpanan: Pembangunan fasilitas storage untuk memperkuat stok energi.
  • Jaringan Distribusi Terpadu: Membangun sistem logistik darat dan laut yang lebih efisien di seluruh wilayah Indonesia.
  • Integrasi Hulu-Hilir: Mengolaborasikan keahlian industri pipa dengan distribusi energi guna menciptakan efisiensi operasional.

“Kami melihat PIPA memiliki potensi strategis yang bisa di-leverage untuk masuk ke sektor energi dan logistik,” ujar perwakilan manajemen MCI pada Selasa (23/12/2025).

Meskipun terjadi perombakan visi bisnis yang radikal, MCI menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas perusahaan di pasar modal.

Pengendali baru tersebut memberikan kepastian bahwa mereka tidak berencana melakukan langkah-langkah drastis seperti likuiditas perusahaan, perubahan mendasar pada kebijakan dividen, maupun penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melantai di Bursa, Saham SUPA Meroket 93% dalam Tiga Hari Perdagangan

Melantai di Bursa, Saham SUPA Meroket 93% dalam Tiga Hari Perdagangan

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:21 WIB

Prilly Latuconsina Buka-Bukaan Soal Bisnis Kapalnya: Untung Rugi Naik Turun Bak Main Saham!

Prilly Latuconsina Buka-Bukaan Soal Bisnis Kapalnya: Untung Rugi Naik Turun Bak Main Saham!

Your Say | Senin, 22 Desember 2025 | 19:45 WIB

Jadwal Libur IHSG Desember 2025 dan Sepanjang Tahun 2026 Lengkap

Jadwal Libur IHSG Desember 2025 dan Sepanjang Tahun 2026 Lengkap

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB