Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 31 Desember 2025 | 09:44 WIB
Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025
Seorang pegawai memegang emas batangan produksi Antam [Antara]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada akhir tahun 2025, Rabu (31/12/2025), stagnan setelah mencatat rekor penurunan terburuk.

Berikut harga emas batangan Antam pada Rabu pagi hari ini:

0,5 gram Rp 1.254.500
‎1 gram Rp 2.501.000
‎2 gram Rp 4.768.000
‎3 gram Rp 7.134.000
‎5 gram Rp 11.860.000
‎10 gram Rp 23.640.000
‎25 gram Rp 58.935.000
‎50 gram Rp 117.705.000
‎100 gram Rp 235.260.000
‎250 gram Rp 587.840.000
‎500 gram Rp 1.175.400.000
‎1.000 gram Rp 2.349.600.000

Sebagai informasi, pada Selasa (30/12/2025), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang sangat signifikan, bahkan tercatat sebagai salah satu koreksi harian terburuk sepanjang kuartal keempat tahun ini.

Mengacu pada data resmi yang dirilis situs Logam Mulia pada pukul 08.50 WIB, harga dasar emas ukuran 1 gram di Butik Emas LM terjun bebas ke angka Rp2.501.000 per batang.

Angka ini menunjukkan penurunan drastis sebesar Rp95.000 jika dibandingkan dengan posisi harga pada hari sebelumnya.

Rekor Penurunan Terburuk Sejak Oktober

Jatuhnya harga emas hari ini bukanlah koreksi biasa. Penurunan sebesar Rp95.000 dalam sehari ini tercatat sebagai kinerja harian terburuk sejak peristiwa Oktober 2025 lalu, di mana kala itu harga emas sempat tergerus hingga Rp177.000 dalam satu hari perdagangan.

Jika diakumulasikan dalam kurun waktu 48 jam terakhir, harga emas Antam telah kehilangan nilainya sebesar Rp104.000 per gram.

Baca Juga: Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram

Kondisi ini praktis menghapus reli keuntungan (gain) yang sempat dinikmati investor ritel dalam sepekan terakhir.

Bagi investor yang baru membeli emas di pucuk harga tertinggi kemarin, penurunan ini tentu menjadi pukulan portofolio yang cukup dalam.

Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback—harga yang didapat jika Anda menjual emas kembali ke Antam—juga mengalami nasib serupa.

Harga buyback hari ini ambrol Rp95.000 ke level Rp2.360.000 per gram. Penting diingat bagi investor, selisih antara harga beli dan harga buyback (spread) tetap harus diperhitungkan sebelum memutuskan untuk melakukan likuidasi aset saat ini.

Hancurnya harga emas domestik tidak bisa dilepaskan dari dinamika pasar komoditas global. Harga emas Antam yang mengekor pergerakan emas dunia (spot gold) terkena imbas langsung dari aksi jual massal (sell-off) yang terjadi di pasar internasional.

Pada penutupan perdagangan Senin (29/12/2025) waktu Amerika Serikat, harga emas dunia (XAU/USD) ditutup longsor 4,43% ke level US$4.331,68 per troy ons. Persentase penurunan ini adalah yang terdalam sejak 21 Oktober 2025.

Volatilitas pasar global ini sangat ekstrem. Hanya dalam tempo 24 jam, emas kehilangan nilainya sebesar US$195 per troy ons. Jika dikonversikan dengan asumsi kurs rupiah yang berada di level Rp16.740 per dolar AS, nilai emas dunia lenyap sekitar Rp3,26 juta per troy ons dalam semalam

Mengapa Emas Tiba-Tiba Anjlok?

Para analis pasar melihat fenomena ini sebagai aksi profit taking atau ambil untung yang wajar namun masif. Sebelumnya, harga emas dunia sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di angka US$4.549,71 per troy ons.

Kenaikan yang terlalu cepat (overbought) tanpa adanya koreksi sehat memicu para pengelola dana besar (hedge fund) dan bank sentral untuk merealisasikan keuntungan mereka sebelum buku tahun 2025 ditutup.

Selain itu, penguatan sesaat indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya juga membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing, sehingga menekan permintaan fisik.

Kombinasi antara posisi harga yang sudah terlalu tinggi, momen akhir tahun, serta spekulasi kebijakan moneter global di tahun 2026 menjadi katalis negatif yang menekan harga emas hari ini.

Meskipun tabel rincian tidak ditampilkan, berikut adalah gambaran harga untuk beberapa pecahan favorit investor setelah mengalami penurunan tajam:

Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga kini berada di kisaran Rp1.350.500.

Ukuran paling populer 5 gram dibanderol seharga Rp11.975.000.

Bagi investor kelas kakap yang mengincar ukuran 100 gram, harga dasarnya kini menyentuh Rp236.412.000.

Sedangkan untuk ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram, harganya berada di level Rp2.362.600.000.

Perlu dicatat bahwa harga-harga tersebut belum termasuk pajak PPh 22 sebesar 0,25% bagi pemilik NPWP.

Kontributor : Rizqi Amalia

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI