Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

M Nurhadi

Senin, 05 Januari 2026 | 14:19 WIB
Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencapai Auto Reject Atas pada 5 Januari 2026, didorong aksi korporasi.
  • Harga teoritis saham INET pasca-rights issue ditetapkan Bursa Efek Indonesia menjadi Rp472 per lembar saham.
  • Dana rights issue akan digunakan memperkuat infrastruktur FTTH Wi-Fi 7 di Bali dan Lombok serta melunasi jaringan kabel bawah laut.

Suara.com - Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan performa luar biasa dengan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada perdagangan Senin (5/1/2026).

Pergerakan masif ini terjadi seiring dengan pengumuman krusial terkait aksi korporasi perusahaan yang telah dinanti-nantikan oleh para pelaku pasar.

Pada penutupan sesi I IHSG, harga saham INET melesat tajam sebesar 25% menuju level Rp590 per lembar.

Volume perdagangan terpantau sangat likuid dengan perpindahan tangan sebanyak 706,87 juta saham, yang mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai Rp388,45 miliar.

Dengan kenaikan ini, kapitalisasi pasar emiten penyedia layanan internet ini kini berdiri kokoh di angka Rp5,65 triliun.

Rights Issue dan Penetapan Harga Teoritis

Lonjakan harga ini dipicu oleh rilis resmi mengenai harga teoritis saham INET pasca periode cum date hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham INET pada penutupan perdagangan 2 Januari 2026 berada di level Rp770.

Dengan mengacu pada rasio HMETD yang telah ditetapkan, otoritas bursa menetapkan harga teoritis yang menjadi acuan baru bagi investor.

baca juga

Bursa Efek Indonesia dalam keterbukaan informasinya menyebutkan:

“Harga teoretis saham INET yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 5 Januari 2026 disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp 472.”

Dalam aksi rights issue kali ini, INET menggunakan rasio 3:4. Hal ini berarti setiap pemilik tiga lembar saham lama memiliki hak untuk menebus empat lembar saham baru pada harga pelaksanaan Rp250 per saham.

Bagi para pemegang saham ritel, penting untuk dicatat bahwa terdapat potensi dilusi kepemilikan hingga 57% jika hak memesan efek ini tidak dieksekusi selama periode pelaksanaan berlangsung.

INET tidak hanya sekadar menghimpun dana, namun telah memetakan rencana penggunaan dana segar tersebut secara agresif. Fokus utama perusahaan adalah memperkuat infrastruktur konektivitas di wilayah pariwisata strategis Indonesia.

Sekitar Rp2,8 triliun dari dana hasil rights issue akan disalurkan kepada anak usahanya, PT Garuda Prima Internetindo (GPI). Dana jumbo ini dialokasikan khusus untuk membangun jaringan Fiber To The Home (FTTH) yang mengadopsi teknologi terbaru, yaitu Wi-Fi 7.

Teknologi ini diharapkan mampu memberikan kecepatan internet yang jauh melampaui standar saat ini, guna melayani target 2 juta pelanggan di Pulau Bali dan Lombok.

Selain fokus pada jaringan rumah tangga, INET juga mengalokasikan Rp215,38 miliar kepada PT Pusat Fiber Indonesia (PFI). Dana tersebut akan dipergunakan untuk melunasi biaya Indefeasible Right of Use (IRU) pada jaringan kabel bawah laut (submarine cable).

Langkah ini sangat krusial untuk memastikan stabilitas dan kapasitas transmisi data internasional maupun antar-pulau milik perseroan tetap kompetitif.

Sentimen positif dari dalam negeri juga diperkuat dengan masuknya aliran dana asing.

Data Stockbit menunjukkan bahwa INET menjadi salah satu saham yang paling banyak diborong asing pada sesi pertama hari ini, menempati posisi kelima berdasarkan volume net buy asing sebanyak 52,76 juta saham.

Optimisme ini sejalan dengan riset terbaru dari Samuel Sekuritas Indonesia. Tim analis Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi speculative buy dengan target harga yang sangat ambisius, yakni di level Rp1.350.

Target ini mencerminkan potensi kenaikan sekitar 74,2% dari harga penutupan sebelum periode cum date.

Samuel Sekuritas menilai INET memiliki posisi yang unik sebagai salah satu operator ISP dengan laju pertumbuhan tercepat di tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB

Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat

Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sunblock vs Sunscreen, Mana yang Lebih Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari?

Sunblock vs Sunscreen, Mana yang Lebih Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Penjualan Mobil di Indonesia Catatkan Kinerja Positif September 2026

Penjualan Mobil di Indonesia Catatkan Kinerja Positif September 2026

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:31 WIB

7 Cara Membersihkan Air Fryer yang Benar agar Awet dan Bebas Bau

7 Cara Membersihkan Air Fryer yang Benar agar Awet dan Bebas Bau

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Tak Terbebani Rekor Sempurna Persija, Shin Tae-yong: Sama Sekali Tidak

Tak Terbebani Rekor Sempurna Persija, Shin Tae-yong: Sama Sekali Tidak

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Kronologi Pelecehan Seksual Influencer Sashfir di Toilet Restoran Steak Senopati

Kronologi Pelecehan Seksual Influencer Sashfir di Toilet Restoran Steak Senopati

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:26 WIB

10 Arti Mimpi Kematian, Benarkah Pertanda Buruk atau Justru Sebaliknya?

10 Arti Mimpi Kematian, Benarkah Pertanda Buruk atau Justru Sebaliknya?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus

Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Gangguan Pasokan

Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Gangguan Pasokan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Entertainment | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:11 WIB

×