Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Kurs Dolar AS Makin Tinggi, Cek Nilainya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:47 WIB
Kurs Dolar AS Makin Tinggi, Cek Nilainya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA
Petugas menunjukan mata uang dolar AS di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan pada Selasa, 6 Januari 2026, membuka di level Rp 16.746 per dolar AS.
  • Kurs jual beli dolar AS bervariasi di perbankan seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA pada tanggal tersebut.
  • Data kurs jual beli dolar di berbagai bank menunjukkan fluktuasi harian untuk transaksi elektronik dan tunai.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih berada merosot pada Selasa, 6 Januari 2026. Pelemahan rupiah ini tentunya mempengaruhi kurs USD di perbankan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp 16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Lantas berapa kurs jual beli dolar di Indonesia? 

Berikut daftar kurs dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA pada hari ini:

Bank Mandiri

Dokumentasi petugas menata tumpukan uang dolar AS di Pusat Uang Tunai Bank. [ANTARA FOTO]
Dokumentasi petugas menata tumpukan uang dolar AS di Pusat Uang Tunai Bank. [ANTARA FOTO]

Berdasarkan data Bank Mandiri per 6 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.730 dan kurs jual Rp 16.760.

Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.570 (beli) dan Rp16.870 (jual).

Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

BNI

Berdasarkan data BNI per 6 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.756 dan kurs jual Rp 16.786.

Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.585 (beli) dan Rp 16.885 (jual).

Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

BRI

Berdasarkan data BRI per 6 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.735 dan kurs jual Rp 16.762.

Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.650 (beli) dan Rp 16.850 (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

BCA

Berdasarkan data BCA per 6 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.760 dan kurs jual Rp 16.780. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.6575 (beli) dan Rp16.875 (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat

Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 10:00 WIB

Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740

Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 16:08 WIB

Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB