Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:15 WIB
Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832
Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)
  • Rupiah melemah pada Jumat (9/1/2026) dibuka di Rp16.832 per dolar AS, berdasarkan data Bloomberg.
  • Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, kecuali Peso Filipina, Baht Thailand, dan Yuan Tiongkok menguat.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen dalam negeri dan penguatan dolar AS setelah data pekerjaan yang positif.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari pembukaan hari ini. Berdasarkan  data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (9/1/2026) dibuka pada  level Rp16.832 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,20 persen dibanding penutupan pada Kamis  yang berada di level Rp 16.798 dolar AS. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.801 per dolar AS.

Saat ini pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Salah satunya, Yen Jepang mencatat pelemahan terdalam yakni 0,22 persen, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,18 persen. 

Diikuti, won Korea melemah 0,15 persen, dolar Singapura melemah 0,11 persen, ringgit Malaysia melemah 0,06 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan peso Filipina, baht Thailand dan yuan China menguat terhadap dolar AS pagi ini dengan penguatan masing-masing 0,12 persen, 0,10 persen dan 0,03 persen. 

Ilustrasi Yuan [Unsplash/Timon]
Ilustrasi Yuan [Unsplash/Timon]

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,96, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 98,93

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah seiring dengan sentimen dalam negeri. 

Sebab, investor menunggu data indeks kepercayaan konsumen yang bakal diumumkan oleh Bank Indonesia.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yg kembali menguat setelah data-data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan. Investor menantikan indeks kepercayaan konsumen Indonesia siang ini," katanya saat dihubungi Suara.com

Kata dia, selain  faktor dari dolar AS , rupiah juga terbebani sentimen negatif domestik yang diantaranya prospek pemangkasan suku bunga BI dan kebijakan longgar pemerintah, defisit anggaran dan lemahnya permintaan domestik. 

"Untuk saat ini, hanya dolar AS yang masih bisa  menguat maupun melemah, dari domestik tidak ada perubahan besar yang diharapkan, jadi untuk Januari, rupiah masih akan tertekan. Range 16750-16850," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:41 WIB

Setelah Libur Panjang, Rupiah Ditutup Lesu di Level Rp 16.788

Setelah Libur Panjang, Rupiah Ditutup Lesu di Level Rp 16.788

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 15:52 WIB

Rupiah Alami Tekanan dari Kebijakan Pemerintah, Dolar AS Perkasa Tembus Rp16.773

Rupiah Alami Tekanan dari Kebijakan Pemerintah, Dolar AS Perkasa Tembus Rp16.773

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 09:42 WIB

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Melemah ke Level Rp16.765

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Melemah ke Level Rp16.765

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:54 WIB

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar AS Kepanasan ke Level Rp16.772

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar AS Kepanasan ke Level Rp16.772

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:56 WIB

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:52 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:06 WIB

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:01 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB