Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 14 Januari 2026 | 19:17 WIB
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Pemerintah membuka hampir seluruh pasar utama dunia, termasuk IA-EU, sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.
  • Indonesia telah terhubung dengan kawasan ekonomi strategis seperti RSEP (ASEAN plus lima negara) dan memperluas akses ekspor.
  • Akses pasar melalui Kanada, Inggris, dan proses keanggotaan OECD menempatkan Indonesia pada posisi terdepan kompetisi ekonomi kawasan.

Suara.com - Pemerintah terus membuka akes pasar ekspor sebagai ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik dan perlambatan global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut Indonesia saat ini telah membuka hampir seluruh pasar utama dunia. Menurutnya, langkah ini menjadi fondasi penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"Maka hampir semua pasar kita buka, kemarin IA-EU juga sudah ditandatangani," ujar Airlangga kepada wartawan, dikutip Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, selain Uni Eropa, Indonesia juga telah terhubung dengan berbagai kawasan ekonomi strategis di Asia Pasifik. Akses tersebut memperluas peluang ekspor sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Ilustrasi Ekspor Lampung naik 9,64% di September 2025 menjadi 544,95 juta dolar AS. [ANTARA]
Ilustrasi Ekspor Lampung naik 9,64% di September 2025 menjadi 544,95 juta dolar AS. [ANTARA]

"Kita sudah punya RSEP dengan regional ASEAN plus Jepang, Korea, China, dan juga New Zealand, Australia," katanya.

Airlangga menilai, keterbukaan pasar ini membuat posisi Indonesia berbeda dibandingkan negara ASEAN lain. Ia menyebut Indonesia berada di jalur terdepan dalam kompetisi ekonomi kawasan.

"Maka kita adalah salah satu negara dibandingkan negara ASEAN lain yang sudah berada dalam kalau balapan itu pole position, posisi terdepan," imbuhnya.

Selain perjanjian dagang regional, Indonesia juga tengah memperluas akses pasar melalui kerja sama bilateral dan multilateral lainnya. Pemerintah, kata Airlangga, juga telah menandatangani perjanjian perdagangan dengan Kanada dan membuka jalur kerja sama dengan Inggris.

Ia menambahkan, Indonesia juga telah masuk dalam proses keanggotaan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Saat ini, proses tersebut telah memasuki tahap technical review.

baca juga

"Kita sudah punya juga masuk dalam lingkaran OECD, kita sedang dalam technical review," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini

Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:53 WIB

Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam

Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:53 WIB

Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton

Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:24 WIB

Terkini

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

×