Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:37 WIB
Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis
Ilustrasi Greenland dan Presiden Donald Trump. [Suara.com]
  • Harga minyak Brent dan WTI naik pada Kamis 22 Januari 2026 setelah Trump tarik ancaman tarif Greenland.
  • Penarikan ancaman tersebut meredakan ketegangan dagang AS-Eropa, mendukung prospek permintaan minyak global.
  • Kenaikan harga juga didukung penghentian produksi ladang minyak Kazakhstan dan potensi isu Iran.

Suara.com - Harga minyak merangkak naik pada perdagangan Kamis 22 Januari 2026, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik kembali ancaman tarif terkait upayanya menguasai Greenland.

Langkah ini meredakan risiko perang dagang antara AS dan Eropa, yang sekaligus memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi global serta prospek permintaan minyak mentah.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 10 sen, atau 0,15 persen, menjadi 65,34 dolar AS per barel pada pukul 02.25 GMT atau 09.25 WIB.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret naik 14 sen, atau 0,23 persen, menjadi 60,76 dolar AS per barel.

Kedua harga tersebut naik lebih dari 1,5 persen pada hari Selasa dan lebih dari 0,4 persen pada hari Rabu, setelah produsen OPEC+ Kazakhstan menghentikan produksi di ladang minyak Tengiz dan Korolev pada hari Minggu karena masalah distribusi listrik.

Trump pada Rabu menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer serta mengisyaratkan adanya titik temu untuk mengakhiri perselisihan terkait wilayah Denmark (Greenland).

Langkah ini meredakan risiko keretakan hubungan transatlantik terdalam dalam beberapa dekade terakhir.

Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]
Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]

Menurut Mingyu Gao, kepala peneliti energi dan kimia di China Futures Co Ltd, kesepakatan terkait Greenland akan mengurangi risiko penurunan ekonomi akibat potensi perang dagang AS-Eropa.

Hal ini sekaligus memberikan dukungan bagi ekonomi global dan memperkuat permintaan minyak dunia.

Di sisi lain, Trump menyatakan harapannya agar tidak ada lagi aksi militer AS di Iran. Namun, dia menegaskan bahwa Amerika Serikat akan segera bertindak jika Teheran kembali melanjutkan program nuklirnya.

"Pada saat yang sama, AS belum mengesampingkan kemungkinan keterlibatan militer di Iran, yang juga mendukung harga minyak," kata Gao.

Analis dari broker daring IG, Tony Sycamore, menilai bahwa dengan meredanya isu Greenland dan absennya aksi militer AS di Iran, harga minyak diperkirakan akan stabil di kisaran USD 60 per barel.

Sementara itu, berdasarkan data mingguan American Petroleum Institute (API), stok minyak mentah dan bensin Amerika Serikat mengalami kenaikan pekan lalu, meski persediaan produk distilat tercatat menurun.

Sumber pasar yang meminta anonimitas menyebutkan bahwa stok minyak mentah melonjak sebesar 3,04 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 16 Januari.

Angka tersebut jauh melampaui rata-rata perkiraan delapan analis yang disurvei Reuters, yang sebelumnya hanya memproyeksikan kenaikan sekitar 1,1 juta barel.

Selain itu, stok bensin naik signifikan sebesar 6,21 juta barel, sedangkan persediaan distilat turun tipis sebanyak 33.000 barel.

Yang An, analis dari Haitong Futures, menambahkan bahwa melimpahnya stok minyak mentah di tengah kondisi pasar yang kelebihan pasokan saat ini menjadi faktor utama yang menghambat kenaikan harga minyak lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 10:38 WIB

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 18:27 WIB

Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:46 WIB

Pencabutan Insentif Mobil Listrik Perlu Kajian Matang di Tengah Gejolak Harga Minyak

Pencabutan Insentif Mobil Listrik Perlu Kajian Matang di Tengah Gejolak Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:03 WIB

Efek Domino Logam Mulia, Harga Minyak Dunia Melandai

Efek Domino Logam Mulia, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 10:21 WIB

Ketegangan di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Minyak Mentah

Ketegangan di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 10:30 WIB

Terkini

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB