- Wamendagri Bima Arya memaparkan tiga agenda strategis jelang APCAT Summit 2026 yang berfokus pada isu kesehatan.
- Agenda utama mencakup penguatan pengendalian tembakau menghadapi inovasi industri, harmonisasi regulasi di daerah, dan regenerasi kepemimpinan.
- APCAT merupakan forum kepala daerah Asia Pasifik menitikberatkan peran Pemda pada kesehatan, terutama pengendalian penyakit tidak menular.
APCAT juga dinilai memiliki tugas memastikan generasi baru pemimpin memiliki perhatian yang sama terhadap isu pengendalian tembakau, agar gerakan tersebut tidak terputus.
![Industri tembakau. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/26/51157-industri-tembakau.jpg)
Bima menegaskan, regenerasi menjadi hal yang sangat penting. Selama beberapa hari terakhir, pihaknya berupaya menghubungkan berbagai pemimpin di berbagai tingkatan agar ikut bergabung dalam pergerakan ini.
“Bukan hanya pemimpin di tingkat gubernur atau bupati, tapi juga kepala dinas, lurah, camat, dan lain-lain. Kita harus meningkatkan kesadaran, kita harus membuat mereka menjadi bagian dari pergerakan yang berkelanjutan. Jadi, isu ini adalah program dan pergerakan kita yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Di akhir paparannya, Bima menekankan ketiga agenda tersebut menjadi isu penting untuk dibahas dalam APCAT Summit 2026.
Ia berharap forum ini mampu melampaui pendekatan formal dan mendorong aksi nyata di tingkat daerah.
APCAT Summit 2026 rencananya akan dihadiri puluhan kepala daerah dari Indonesia. Bima pun berharap ide yang lahir dari forum tersebut bisa diterjemahkan menjadi kebijakan yang membumi.
“Kita bisa mengubah ide terhadap tindakan dan kebijakan yang sangat lokal,” pungkasnya.