Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis

M Nurhadi

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:50 WIB
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
BUMI
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami penurunan signifikan 8,33% menjadi Rp242 pada Rabu (4/2/2026) pagi akibat aksi jual masif.
  • Kondisi ini kontras dengan hari sebelumnya saat BUMI sempat naik 20%, dan asing membukukan net buy besar Rp199,9 miliar.
  • BNI Sekuritas merekomendasikan cut loss jika harga bertahan di bawah Rp250, meski target harga terdekat Rp276–Rp296.

Suara.com - Setelah mencatatkan performa gemilang pada perdagangan sebelumnya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) harus kembali menghadapi tekanan jual yang masif pada sesi pertama hari ini, Rabu (4/2/2026).

Hingga pukul 09.39 WIB, saham emiten pertambangan batu bara milik kolaborasi Grup Bakrie dan Salim ini merosot tajam 8,33% ke level Rp242 per lembar.

Aksi pelepasan aset ini terlihat sangat dominan dengan volume perdagangan mencapai 4,49 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp1,15 triliun.

Pergerakan negatif ini diikuti pula oleh emiten terafiliasi Grup Bakrie lainnya, seperti DEWA dan VKTR, ke zona merah.

Pelemahan hari ini berbanding terbalik dengan kondisi pada penutupan perdagangan Selasa (3/2) kemarin. Saat itu, BUMI sempat terbang 20% hingga menyentuh level Rp264.

Pada momen tersebut, investor asing tercatat melakukan akumulasi besar-besaran dengan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp199,9 miliar.

Data bursa menunjukkan broker UBS Sekuritas Indonesia (AK) menjadi penampung utama dengan net buy asing senilai Rp242 miliar, sementara CGS International Sekuritas (YU) mencatatkan jual bersih tipis sebesar Rp81,8 miliar.

Namun, optimisme tersebut tampaknya langsung dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking) pada pagi ini.

Analisis Teknikal 

Merespons fluktuasi yang ekstrem ini, BNI Sekuritas mengeluarkan ulasan teknikal terbaru bagi para pemegang saham BUMI.

Meskipun dalam jangka pendek sedang tertekan, potensi pemulihan dinilai masih ada jika level-level kunci berhasil ditembus.

Berikut adalah poin-poin strategi dari Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas:

  • Level Beli Strategis: Disarankan melakukan akumulasi jika harga mampu kembali menguat dan menembus (break) level Rp268.
  • Target Harga (TP): Sasaran terdekat berada pada rentang Rp276 hingga Rp296.
  • Batas Risiko (Cut Loss): Investor diingatkan untuk segera melakukan pengamanan modal (cut loss) apabila harga bergerak turun dan bertahan di bawah Rp250.
  • Langkah proteksi ini sangat penting mengingat dalam sepekan terakhir, saham BUMI telah terkoreksi sebesar 23,26%. Secara tahun berjalan (year to date), nilai saham ini bahkan sudah menyusut sebanyak 27,87%.

Hingga berita ini disusun, BUMI masih berkutat di kisaran Rp246, yang menunjukkan pelemahan lebih dari 7% dibandingkan harga pembukaan.

Berdasarkan data Stockbit, BUMI menduduki posisi puncak dalam daftar saham dengan nilai jual bersih (net sell) tertinggi oleh asing pagi ini, dengan akumulasi mencapai Rp240,3 miliar.


DISCLAIMER: Pergerakan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki volatilitas yang sangat tinggi dan dipengaruhi oleh sentimen pasar serta harga komoditas global. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investor diharapkan melakukan analisis mendalam secara mandiri atau berkonsultasi dengan profesional sebelum melakukan transaksi saham. Penulis tidak bertanggung jawab atas potensi kerugian yang timbul dari keputusan investasi pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab

Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:24 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah di Rabu Pagi, Cek Saham Pilihan

IHSG Bergerak Dua Arah di Rabu Pagi, Cek Saham Pilihan

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:17 WIB

Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI

Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:13 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB