Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan

Agung Pratnyawan | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:38 WIB
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan
Ilustrasi investasi. (pixabay)

Suara.com - Kondisi pasar investasi di Indonesia (dan mungkin seluruh dunia) saat ini terkadang membuat khawatir. Inilah yang bisa Anda lakukan jika Reksadana turun.

Tak dapat dipungkiri, ketika pasar sedang turun, banyak investor menjadi cemas dan tergoda untuk menjual investasi mereka untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Namun, keputusan seperti ini sering kali kontraproduktif, terutama bagi investor jangka panjang.

Menjual saat pasar sedang lemah dapat mengunci kerugian dan membuat Anda kehilangan potensi pemulihan pasar di masa depan.

Sebaliknya, penurunan pasar juga bisa menjadi peluang untuk membeli lebih banyak reksa dana dengan harga lebih rendah.

Strategi ini, dikenal sebagai averaging down, memungkinkan investor untuk menurunkan biaya rata-rata investasi mereka dan berpotensi meningkatkan keuntungan ketika pasar pulih.

Mengapa Tidak Boleh Gegabah Menjual Reksadana saat pasar Turun?

Sebab hal terpenting dalam investasi adalah tetap fokus pada tujuan investasi jangka panjang Anda, alih-alih bereaksi terhadap fluktuasi pasar jangka pendek.

Mempertahankan disiplin dan strategi yang telah direncanakan membantu menghindari keputusan emosional yang dapat merugikan portofolio Anda.

Selain itu, diversifikasi portofolio dan memahami profil risiko Anda sendiri adalah kunci untuk menghadapi volatilitas pasar.

Investor yang memiliki portofolio terdiversifikasi dan berpegang pada rencana investasi mereka cenderung lebih mampu bertahan selama periode pasar turun.

Singkatnya, alih-alih panik dan menjual, investor sebaiknya mengevaluasi tujuan keuangan mereka, menjaga ketenangan, dan memanfaatkan penurunan pasar sebagai kesempatan untuk membeli aset berkualitas dengan harga lebih rendah.

ilustrasi reksadana.(Pexels.com/Alexandr Podvalny)
ilustrasi reksadana.(Pexels.com/Alexandr Podvalny)

Skenario Kapan Anda Harus Mempertimbangkan Menjual Reksa Dana

1. Perubahan mendasar

Jika skema reksa dana mengalami perubahan signifikan, misalnya tujuan, jenis aset, atau tingkat risikonya, pertimbangkan untuk meninjau ulang investasi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan

Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 15:12 WIB

Modal 5 Juta Bisa Usaha Apa? Ini 7 Ide Bisnis yang Cocok untuk Pemula

Modal 5 Juta Bisa Usaha Apa? Ini 7 Ide Bisnis yang Cocok untuk Pemula

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:03 WIB

8 Ide Bisnis Bertema Kemerdekaan: Dijamin Cuan Jelang Momen 17 Agustusan

8 Ide Bisnis Bertema Kemerdekaan: Dijamin Cuan Jelang Momen 17 Agustusan

Lifestyle | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB