Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 16 Februari 2026 | 08:58 WIB
Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026
ilustrasi ramadhan (freepik)
baca 10 detik
  • Investor dapat memanfaatkan momentum Ramadan 2026 karena historisnya konsumsi masyarakat melonjak signifikan menjelang Lebaran.
  • Analis memprediksi sektor emiten *consumer goods* dan ritel akan menjadi primadona seiring tradisi belanja hari raya.
  • Sektor telekomunikasi juga berpotensi menguat karena tingginya lalu lintas data selama periode mudik dan silaturahmi.

Suara.com - Memasuki bulan suci Ramadan 2026, gairah di pasar modal Indonesia mulai menunjukkan tren yang menarik.

Momen tahunan ini tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi jendela peluang bagi para investor untuk menata ulang portofolio mereka.

Secara historis, pola konsumsi masyarakat Indonesia mengalami lonjakan signifikan menjelang Lebaran, yang secara langsung memberikan angin segar bagi sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lonjakan kebutuhan terhadap bahan pangan, minuman, hingga produk rumah tangga dan pakaian menjadi pendorong utama di balik penguatan saham-sektor tertentu.

Fenomena ini membuat emiten consumer goods dan ritel diprediksi akan kembali menjadi primadona, mengingat pertumbuhan penjualan yang biasanya tumbuh di atas rata-rata bulan biasanya.

Lantas, sektor dan emiten mana saja yang layak dicermati untuk mengoptimalkan profit di tengah momentum ini?

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan strategis mengenai potensi pasar selama bulan puasa.

Menurutnya, terdapat pola historis yang konsisten di mana emiten-emiten tertentu akan meraup keuntungan dari perubahan perilaku belanja masyarakat.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi investor untuk mendapatkan keuntungan atau "cuan" di tengah fluktuasi indeks.

baca juga

" Kami mencermati emiten2 consumer staples dan retail dapat menjadi pilihan saat momen ramadhan," ujar Herditya saat memberikan keterangan resminya yang diterima Suara.com pada Minggu (16/2/2026).

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa meskipun kondisi daya beli masyarakat terkadang mengalami tantangan, tradisi belanja menjelang Idulfitri tetap menjadi faktor penggerak utama.

Sektor ritel dinilai sangat diuntungkan karena tingginya peredaran uang di masyarakat, terutama setelah cairnya Tunjangan Hari Raya (THR).

" Dapat dikatakan secara historikal diperkirakan akan berulang, dr sisi lain emiten tsb dapat dikatakan emiten defensif, meskipun dari sisi daya beli blm begitu kuat namun pada momen ramadhan diuntungkan oleh tradisi belanja sehingga diharapkan akan meningkatkan pola konsumsi," tambah Herditya.

Dalam pengamatannya, terdapat beberapa emiten yang memiliki rekam jejak kuat dan potensi keuntungan besar di periode ini. Beberapa di antaranya mencakup perusahaan ritel gaya hidup hingga produsen makanan olahan terbesar di tanah air.

"Dimana emiten-emiten seperti ERAA, MAPI, INDF, dan MYOR dpt menjadi pilihan," tegasnya.

Senada dengan pandangan tersebut, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebutkan bahwa sentimen positif Ramadan bagi sektor ritel dan konsumsi adalah hal yang lumrah terjadi.

Namun, ia mengingatkan agar investor tetap waspada terhadap faktor eksternal yang bisa memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan.

Berdasarkan data ekonomi makro terbaru, terdapat indikasi kuat mengenai perbaikan kondisi pasar di awal tahun ini. Data retail sales index pada Januari 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 8% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Angka ini menjadi basis optimisme bagi para analis bahwa tren positif tersebut akan berlanjut hingga ke puncak musim perayaan Lebaran.

"Berdasarkan data retail sales index yang naik 8% yoy di Januari, BNI Sekuritas menilai ada perbaikan daya beli dan kemungkinan bisa berdampak positif ke saham consumer staples hingga peritel," papar Fanny.

Fanny merinci lebih banyak daftar emiten yang patut dipantau, di antaranya:

  • Sektor Konsumsi & Staples: PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
  • Sektor Ritel & Lifestyle: PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).

Selain sektor konsumsi dan ritel, terdapat sektor lain yang sering kali terlupakan namun memiliki keterkaitan erat dengan tradisi mudik dan silaturahmi, yaitu sektor telekomunikasi.

Peningkatan lalu lintas data untuk kebutuhan komunikasi, streaming hiburan selama perjalanan, hingga ucapan hari raya secara digital membuat saham-saham seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT) mendapatkan momentum positif.

Emiten seperti ERAA misalnya, sering kali mencatatkan lonjakan penjualan perangkat gawai baru saat masyarakat menerima THR.

Sementara itu, MAPI dan MAPA mengandalkan konsumsi pakaian dan alas kaki yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat kota-kota besar di Indonesia saat menyambut hari raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:30 WIB

15 Ide Usaha saat Ramadan, Modal Minim di Bawah 1 Juta

15 Ide Usaha saat Ramadan, Modal Minim di Bawah 1 Juta

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:22 WIB

Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket

Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 21:35 WIB

Terpopuler: 50 Kartu Ucapan Imlek, Parfum Halal untuk Salat Tarawih

Terpopuler: 50 Kartu Ucapan Imlek, Parfum Halal untuk Salat Tarawih

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 06:50 WIB

Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Minggu, 15 Februari 2026 | 19:05 WIB

5 Parfum Halal untuk Salat Tarawih, Bikin Ibadah Makin Nyaman di Bulan Ramadan

5 Parfum Halal untuk Salat Tarawih, Bikin Ibadah Makin Nyaman di Bulan Ramadan

Lifestyle | Minggu, 15 Februari 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

×