Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 08:26 WIB
Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026
Salah satu properti milik PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA)
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengklarifikasi rencana Penambahan Modal II via *rights issue* untuk memperkuat finansial tanpa beban bunga tinggi.
  • Dana PMHMETD II akan dialokasikan untuk akuisisi, belanja modal properti, dan pelunasan kewajiban perusahaan serta anak usaha.
  • Pemegang saham utama berkomitmen penuh dalam *rights issue* kedua dan siap menjadi pembeli siaga jika ada saham tidak terserap.

Suara.com - Manajemen PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana besar perseroan untuk menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau rights issue.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkokoh fondasi finansial perusahaan tanpa harus terbebani bunga pinjaman yang tinggi.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (19/2/2026), manajemen BUVA menegaskan bahwa pemilihan skema rights issue dibandingkan pinjaman perbankan bertujuan untuk meminimalisir beban keuangan jangka panjang.

Selain itu, mekanisme ini memberikan ruang bagi pemegang saham eksis untuk berpartisipasi langsung dalam mendukung peta jalan pertumbuhan perusahaan.

Aksi korporasi ini dipastikan mendapat dukungan kuat dari jajaran pemegang saham utama. PT Nusantara Utama Investama bersama tokoh bisnis Happy Hapsoro—yang juga merupakan suami dari Ketua DPR RI Puan Maharani—telah menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi hak mereka.

Tidak hanya menjalankan haknya, para pemegang saham pengendali ini bahkan bersiap bertindak sebagai pembeli siaga jika terdapat porsi saham masyarakat yang tidak terserap.

Dukungan ini menjadi sinyal positif bagi pasar mengenai kepercayaan investor utama terhadap masa depan emiten pengelola properti mewah ini.

Alokasi Dana: Dari Akuisisi hingga Pengembangan di Bali

Manajemen memproyeksikan dana segar yang dihimpun dari pasar akan digunakan secara terukur untuk beberapa pos strategis, antara lain:

  • Pertumbuhan Anorganik: Melakukan pengambilalihan atau akuisisi perusahaan lain yang dinilai memiliki nilai strategis guna memperluas portofolio bisnis.
  • Belanja Modal (Capex): Pembelian lahan baru serta pengembangan aset-aset properti yang sudah ada.
  • Penyehatan Neraca: Melunasi sejumlah kewajiban atau utang perseroan maupun anak usaha guna meningkatkan rasio solvabilitas.
  • Target Free Float: BUVA optimis melalui skema ini, porsi kepemilikan saham publik (free float) dapat meningkat hingga menyentuh level 15%, yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham di bursa.

"PMHMETD II muncul atas dinamika dan peluang yang berkembang," tulis manajemen BUVA dalam penjelasannya mengenai urgensi pendanaan tersebut.

Selain memaparkan rencana masa depan, BUVA juga melaporkan transparansi penggunaan dana hasil rights issue tahap pertama yang dilaksanakan pada November 2025 lalu.

Dari total dana yang terhimpun sekitar Rp603 miliar, perusahaan telah merealisasikan sejumlah agenda besar:

  • Akuisisi PT Bukit Permai Properti (BPP): BUVA sukses menguasai 99,99% saham BPP dengan total nilai transaksi mencapai Rp536,2 miliar. Pendanaan ini dikombinasikan antara hasil rights issue (Rp416,2 miliar) dan kas internal (Rp119,9 miliar).
  • Proyek Pecatu, Bali: Perseroan telah mengucurkan dana sebesar Rp76,6 miliar untuk pengembangan lahan di kawasan elite Pecatu, Bali.
  • Sisa Dana: Saat ini, masih terdapat sisa dana dari tahap pertama sebesar Rp107,4 miliar yang disimpan sebagai cadangan pengembangan aset di masa mendatang.

Hingga saat ini, pihak manajemen masih melakukan pengkajian internal terkait harga pelaksanaan dan rasio saham untuk rights issue tahap kedua ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani

Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:09 WIB

Di Tengah Pasar Ambyar, Emiten Happy Hapsoro Siap Guyur Rp 250 M Buat Buyback

Di Tengah Pasar Ambyar, Emiten Happy Hapsoro Siap Guyur Rp 250 M Buat Buyback

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:24 WIB

Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro

Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:28 WIB

Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA

Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:45 WIB

Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026

Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:32 WIB

Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue

Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB