- IHSG melemah 0,14 persen menjadi 7.699 pada pembukaan perdagangan Jumat, 6 Maret 2026, akibat sentimen negatif global.
- Pelemahan bursa dipicu ketidakpastian geopolitik yang menyebabkan indeks saham utama AS ditutup terkoreksi pada hari sebelumnya.
- Data BEI menunjukkan 323 saham bergerak turun sementara nilai transaksi mencapai Rp 1,15 triliun hingga pukul 09.05 WIB.
Namun, beberapa komoditas logam justru terkoreksi. Harga nikel turun 1,6 persen ke USD17.103 per ton, sedangkan emas melemah 1,1 persen ke level USD5.082 per troy ons.
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (5/3/2026), IHSG berhasil ditutup menguat 1,76 persen ke level 7.711. Penguatan tersebut terjadi di tengah aksi beli investor asing pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Data perdagangan mencatat saham yang paling banyak dibeli investor asing (top foreign net buy) antara lain BBCA, ASII, dan ITMG. Sementara saham yang paling banyak dilepas asing (top foreign net sell) meliputi BBRI, TLKM, dan CUAN.
Selain sentimen global, pelaku pasar juga mencermati sejumlah kabar emiten di dalam negeri, di antaranya laporan kinerja kuartal IV 2025 dari PANI dan CBDK, kerja sama WIFI dengan ZTE, serta rencana rights issue ELPI.