Alasan Danantara Terbitkan Surat Utang Rp 7 Triliun

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:38 WIB
Alasan Danantara Terbitkan Surat Utang Rp 7 Triliun
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • BPI Danantara menerbitkan Medium Term Notes (MTN) senilai total Rp 7 triliun pada tanggal 17 Maret 2026.
  • Penerbitan MTN ini bertujuan mengakomodasi minat investor setelah suksesnya penerbitan Patriot Bond sebelumnya.
  • Dana tersebut akan mendukung transformasi ekonomi jangka panjang dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan Indonesia.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kembali mengeluarkan surat utang jangka pendek atau Medium Term Notes (MTN) sebesar Rp 7 triliun. Obligasi ini telah diterbitkan pada 17 Maret 2026.

Managing Director Finance PT Danantara Investment Management (Persero), Djamal Attamimi, menyebut penerbitan surat ini setelah Patriot Bond laris manis diburu investor.

Ia menjelaskan, MTN ini untuk mengakomodir para antusias investor yang ingin berinvestasi setelah Patriot Bond.

"Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor, termasuk melalui penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang bersifat privat dan sukarela," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Ilustrasi: Obligasi. (Shutterstock)
Ilustrasi: Obligasi. (Shutterstock)

Djamal memastikan, akan menjalankan mandatnya sebagai sovereign fund secara profesional melalui penerapan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik. 

"Inisiatif pembiayaan seperti ini bertujuan untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia dalam jangka panjang serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," katanya.

Menukil pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Badan pengelola BUMN itu akan meraup dana segar dari MTN sebesar Rp 7 triliun.

MTN yang dikeluarkan DIM ini terbagi menjadi dua dengan nominal masing-masing sebesar Rp 3,5 triliun.

Secara rinci, pada MTN Seri A berkode efek DNTR02A1JP dengan tenor lima tahun mulai dari 17 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026.

Sedangkan, untuk MTN Seri B berkode efek DNTR02B1JP dengan tenor tujuh tahun mulai dari 17 Maret 2026 hingga 17 Maret 2033

Adapun, kupon atau bunga MTN Danantara ini tetap atau fixed. Sedangkan, pembayaran kupon berlangsung mulai tahun depan pada 17 Maret 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:58 WIB

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 17:51 WIB

Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI

Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Fitur QRIS Ini Bisa Cair 3 Kali Sehari Bikin UMKM Makin Satset di Ramadan

Fitur QRIS Ini Bisa Cair 3 Kali Sehari Bikin UMKM Makin Satset di Ramadan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:37 WIB

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:34 WIB

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:30 WIB

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:58 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:20 WIB

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:18 WIB

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:55 WIB