- IHSG ditutup melemah signifikan 1,21% pada Kamis, 26 Maret 2026, dipicu tekanan makroekonomi Rupiah dan harga minyak.
- Sektor transportasi, dipimpin lonjakan saham GIAA 20,55%, menjadi satu-satunya sektor yang menguat signifikan di tengah pelemahan umum.
- Sektor perbankan utama seperti BMRI dan BBRI menjadi beban utama indeks, sementara total transaksi sesi I mencapai Rp25,95 triliun.
Memasuki sesi II nanti, investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan memperhatikan pergerakan nilai tukar Rupiah serta perkembangan geopolitik yang memengaruhi harga komoditas global.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informatif berdasarkan data pasar sesi I tanggal 26 Maret 2026. Investasi saham memiliki risiko tinggi. Keputusan jual atau beli sepenuhnya berada di tangan investor. Selalu lakukan analisis mendalam atau konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum bertransaksi.