Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:56 WIB
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
Ilustrasi pesawat terbang atau maskapai. (Freepik)
  • Konflik Timur Tengah menyebabkan gangguan signifikan pada industri penerbangan global, memicu pembatalan penerbangan dan kenaikan biaya bahan bakar jet.
  • Sektor pariwisata global terancam penurunan jumlah wisatawan, dengan proyeksi kerugian besar pada kunjungan dan penginapan di luar kawasan Timur Tengah.
  • Gangguan jalur pelayaran vital dan kenaikan biaya energi memengaruhi transportasi laut serta produksi dan distribusi pupuk dunia.

Rute pelayaran antara Asia dan Eropa serta Asia dan Afrika mengalami gangguan karena pelabuhan di Teluk dan Laut Merah berfungsi sebagai titik transit utama. Sejumlah kapal bahkan tertahan di kawasan Teluk.

Dari harga energi hingga nasib WNI di luar negeri, perang ini mulai membuahkan dampak nyata. Apa yang harus diantisipasi oleh masyarakat Indonesia?
Perang Iran Vs Israel dan AS. 

Untuk menghindari risiko di Laut Merah dan Terusan Suez, beberapa operator memilih rute alternatif memutar Afrika, yang lebih panjang dan mahal, sehingga meningkatkan waktu pengiriman dan biaya logistik.

Di negara Timur Tengah, khususnya kawasan Teluk, merupakan produsen sekitar 30 persen pupuk dunia—komponen penting dalam meningkatkan hasil pertanian.

Gangguan produksi dan distribusi, ditambah lonjakan harga gas alam sebagai bahan baku pupuk, memicu kekhawatiran akan kelangkaan pasokan global. Sejumlah negara di Asia bahkan terpaksa menghentikan produksi pupuk domestik.

Di sisi lain, petani juga menghadapi kenaikan biaya operasional akibat harga diesel dan gas yang meningkat, termasuk untuk menjalankan alat pertanian dan pemanas rumah kaca.

Sektor barang mewah turut terkena imbas. Timur Tengah selama ini menjadi pasar penting sekaligus pusat distribusi melalui bandara utama seperti di Abu Dhabi, Doha, dan Dubai.

Penurunan jumlah wisatawan membuat penjualan produk mewah di kawasan ini diperkirakan anjlok hingga 50 persen pada Maret.

Secara keseluruhan, konflik Timur Tengah menunjukkan efek domino yang luas terhadap ekonomi global. Mulai dari lonjakan biaya energi, gangguan rantai pasok, hingga perubahan perilaku konsumen, semua sektor kini menghadapi tekanan.

Jika konflik berlangsung lebih lama, dampaknya diperkirakan akan semakin dalam dan meluas ke berbagai sektor lain di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan

Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:39 WIB

Ekonomi Global Bakal Melambat di 2026, Bagaimana Kondisi Indonesia?

Ekonomi Global Bakal Melambat di 2026, Bagaimana Kondisi Indonesia?

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 10:42 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Global, Bisnis Asuransi Masih Catatkan Torehan Positif

Di Tengah Ketidakpastian Global, Bisnis Asuransi Masih Catatkan Torehan Positif

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:35 WIB

Bank Indonesia Pastikan Indonesia Bisa Hadapi Ombak Ekonomi Global yang Belum Mereda

Bank Indonesia Pastikan Indonesia Bisa Hadapi Ombak Ekonomi Global yang Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:04 WIB

Profil Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru Ternyata Punya Jaringan Bisnis di Madinah

Profil Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru Ternyata Punya Jaringan Bisnis di Madinah

Bisnis | Minggu, 30 November 2025 | 10:21 WIB

Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320

Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 13:29 WIB

Terkini

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik

Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:36 WIB

Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram

Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:56 WIB

Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal

Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:52 WIB

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:11 WIB

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB