Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 10:25 WIB
Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang
Ilustrasi harga minyak dunia tembus di atas 100 dolar AS. [Suara.com/Rochmat]
  • Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan lonjakan harga minyak global pada 6 April 2026.
  • Presiden Donald Trump mengancam Iran atas blokade Selat Hormuz, sementara Iran menuntut ganti rugi perang sebagai syarat.
  • Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi global karena hambatan distribusi energi yang sulit diatasi pasokan OPEC+.

Suara.com - Pasar energi mengalami lonjakan harga pada pembukaan perdagangan Senin, 6 April 2026 pasca-libur Paskah. Hal ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang menghambat distribusi minyak dunia.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 2,4 dolar AS atau 2,2 persen, menjadi 111,43 dolar AS per barel pada pukul 22.15 GMT.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka naik 3 dolar AS atau 2,7 persen, menjadi 114,57 dolar AS per barel.

Pada Minggu (5/4/2026), Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan kepada Iran untuk segera memulihkan akses navigasi di Selat Hormuz sebelum Selasa malam.

Melalui pernyataan di media sosial, Trump mengancam akan menargetkan infrastruktur vital Iran, termasuk sektor energi dan transportasi, jika lalu lintas kapal tanker tetap terhambat melampaui tenggat waktu pukul 20.00 ET.

Trump menambahkan bahwa Iran harus "Membuka Selat Sialan Itu" atau menghadapi konsekuensi berat.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Teheran melalui juru bicara kepresidenannya, Seyyed Mohammad Mehdi Tabatabaei menetapkan syarat berat bagi pembukaan kembali jalur pelayaran, yakni sebagian hasil penjualan minyak dunia harus diserahkan kepada Iran sebagai ganti rugi perang.

Tuntutan ini memperkeruh situasi di kawasan Teluk yang sudah lumpuh selama beberapa minggu terakhir, sekaligus meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.

Sementera itu, meski OPEC+ telah sepakat menambah pasokan sebesar 206.000 barel per hari untuk kuota Mei, pasar meresponsnya dengan skeptis.

Para pedagang menilai komitmen tersebut sulit terwujud dalam waktu dekat karena hambatan logistik yang ada, sehingga tambahan pasokan tersebut tidak akan cukup untuk meredam harga di pasar fisik.

Blokade Selat Hormuz yang berkelanjutan memicu kekhawatiran sistemik di pasar keuangan. Kenaikan harga energi ini diprediksi akan menjadi beban berat bagi biaya transportasi dan manufaktur, yang pada akhirnya akan mengerek inflasi konsumen di tingkat global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB