Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB
OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI
OJK menyiapkan langkah mitigasi risiko menjelang pengumuman evaluasi bobot indeks pasar saham Indonesia oleh MSCI pada Mei 2026. [Suara.com/Rina Anggraeni]
  • OJK menyiapkan langkah mitigasi risiko menjelang pengumuman evaluasi bobot indeks pasar saham Indonesia oleh MSCI pada Mei 2026.
  • Potensi penurunan status pasar Indonesia ke frontier market dapat memicu tekanan jual dan volatilitas pasar saham domestik.
  • OJK telah menerapkan empat proposal reformasi serta kebijakan free float untuk memperkuat integritas dan kualitas pasar modal Indonesia.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (6/4/2026) menyatakan telah menyiapkan mitigasi risiko jelang pengumuman keputusan bobot indeks Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Diwartakan sebelumnya setelah membekukan perubahan indeks bursa saham Indonesia pada Januari lalu, MSCI dijadwalkan akan mengumumkan kembali hasil evaluasinya pada Mei mendatang.

Jika dalam evaluasinya MSCI menemukan perubahan yang dilakukan OJK dan BEI tidak memuaskan, maka ada risiko bobot pasar saham Indonesia akan diturunkan ke status frontier market. Hal ini bisa menyebabkan IHSG ambruk lebih dalam.

"Sebagai bagian dari mitigasi, OJK telah menyiapkan langkah-langkah yang terukur dan terkoordinasi," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Konferensi Pers RDKB Maret 2026 di Jakarta.

Sebagai catatan awal, Hasan menuturkan, OJK telah menuntaskan implementasi empat proposal utama yang diajukan kepada MSCI.

Meski meyakini langkah yang diambil bakal memulihkan integritas pasar modal domestik, OJK tetap membuka peluang risiko penurunan bobot indeks yang berpotensi menimbulkan konsekuensi jangka pendek.

OJK memproyeksikan dampak yang mungkin muncul antara lain tekanan jual akibat penyesuaian portofolio oleh investor, potensi arus keluar dana pada periode rebalancing, hingga peningkatan volatilitas pasar.

Namun, OJK memandang dinamika tersebut sebagai respons yang bersifat transisional dan sementara.

"Ini bersifat normal dalam konteks menuju pasar yang lebih berkualitas secara jangka menengah dan panjang," ujar Hasan.

Sebagai mitigasi, OJK telah mendorong implementasi kebijakan free float minimum 15 persen.

Kebijakan ini akan dijalankan beriringan dengan penguatan basis investor, baik investor ritel domestik, investor institusi domestik, maupun investor asing.

Di sisi lain, komunikasi dengan penyedia indeks global akan terus dilakukan secara intensif dan konstruktif, termasuk dengan menyampaikan perkembangan implementasi reformasi hingga evaluasi berikutnya.

Dari sisi stabilitas pasar, OJK juga menegaskan mekanisme yang sudah tersedia akan terus dioptimalkan, disertai pemantauan pasar secara rutin dan ketat.

"Arah kebijakan ini akan terus kami lakukan secara konsisten, yaitu upaya memperkuat kualitas dan integritas pasar modal Indonesia secara fundamental, agar lebih transparan, likuid, kredibel, serta mampu tumbuh sehat berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang," tutur Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:54 WIB

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:16 WIB

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:32 WIB

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:23 WIB

Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat

Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:09 WIB

Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar

Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:42 WIB