Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 07:01 WIB
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
ARSIP-Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? (Instagram)
  • Presiden Amerika Serikat menangguhkan rencana serangan militer terhadap Iran selama 14 hari melalui upaya diplomasi pada 8 April 2026.
  • Keputusan tersebut memicu anjloknya harga minyak mentah dunia hingga 16 persen karena kekhawatiran gangguan pasokan energi mereda seketika.
  • Sebagai syarat gencatan senjata, Iran diwajibkan membuka kembali Selat Hormuz demi menjaga stabilitas distribusi energi global saat ini.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia dilaporkan merosot tajam sesaat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada perdagangan Rabu (8/4/2026) pagi waktu Indonesia mengumumkan penangguhan rencana serangan militer terhadap infrastruktur Iran selama 14 hari ke depan.

Langkah diplomasi yang diambil di detik-detik terakhir sebelum tenggat waktu militer berakhir ini secara resmi memulai periode gencatan senjata antara kedua negara.

Keputusan ini memicu aksi jual masif pada kontrak minyak mentah karena kekhawatiran akan gangguan pasokan energi di kawasan Teluk mereda seketika.

Penurunan Harga Minyak WTI dan Brent

Sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah langsung direspons secara dramatis oleh pelaku pasar. Harga minyak mentah dunia dilaporkan anjlok hingga 16 persen hanya beberapa saat setelah pernyataan resmi Trump dirilis melalui platform media sosial Truth Social. Penurunan ini merupakan salah satu koreksi harian terdalam dalam sejarah pasar energi modern.

Berdasarkan pantauan data pasar pada Rabu (8/4/2026) pagi pukul 06.40 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kini bertengger di kisaran USD 95 per barel.

Tren serupa terjadi pada minyak mentah jenis Brent yang menjadi acuan global, di mana harganya kini berada di kisaran USD 94 per barel.

Penurunan harga minyak ini berbanding terbalik dengan kondisi pasar modal. Kontrak berjangka (futures) bursa saham Amerika Serikat terpantau melonjak tajam.

Pergerakan positif di lantai bursa mencerminkan rasa lega para investor atas meredanya risiko perang terbuka yang sebelumnya mengancam infrastruktur energi vital dan rantai pasok global.

Diplomasi Pakistan dan Pembukaan Selat Hormuz

Keputusan Presiden Trump untuk memberikan ruang bagi jalur diplomasi selama dua pekan ke depan tidak lepas dari peran mediator internasional.

Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]
Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]

Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan ini tercapai setelah adanya pembicaraan intensif dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dan Panglima Militer Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir.

“Ini akan menjadi gencatan senjata dua sisi!” tegas Trump dalam unggahannya.

Sebelum pengumuman ini keluar, PM Shehbaz Sharif secara terbuka telah meminta Washington untuk memperpanjang tenggat waktu guna menghindari kerusakan permanen di kawasan.

Di saat yang sama, pihak Pakistan juga mendesak kepemimpinan di Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai "isyarat niat baik" demi stabilitas kawasan dan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, Amerika Serikat menetapkan syarat mutlak bagi Republik Islam Iran untuk segera melakukan pembukaan Selat Hormuz secara "lengkap, segera, dan aman".

Jalur perairan ini merupakan urat nadi distribusi minyak dunia, di mana pemblokiran yang terjadi sebelumnya telah menyebabkan lonjakan inflasi energi di tingkat global.

Meski pasar merespons positif dengan penurunan harga komoditas, dinamika politik antara kedua negara tetap menunjukkan persaingan klaim kemenangan.

Seperti yang dikutip via CNBC, dari sisi Amerika Serikat, Trump menyatakan bahwa penangguhan serangan dilakukan karena militer AS dianggap telah mencapai dan melampaui target strategis yang ditetapkan.

Trump menyebutkan bahwa pihak AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai sebagai basis negosiasi yang masuk akal.

“Hampir semua poin yang diperdebatkan di masa lalu telah disepakati, dan periode dua minggu ini akan digunakan untuk merampungkan perjanjian permanen,” tulis Trump.

Di sisi lain, pihak Iran melalui kantor berita Mehr merilis pernyataan dari sekretariat Dewan Keamanan Nasional Agung yang mengklaim bahwa Amerika Serikat telah "menyerah pada kehendak rakyat Iran" meskipun sebelumnya sempat melontarkan ancaman serangan besar-besaran.

Pihak Teheran menegaskan kesiapan mereka untuk terus bernegosiasi selama tuntutan nasional terpenuhi, namun tetap siaga jika kesepakatan tidak tercapai di masa depan.

Penangguhan militer ini dipandang sebagai titik balik krusial dalam krisis Timur Tengah 2026. Sebelumnya, pada Selasa pagi, retorika perang sempat memuncak saat Trump memberikan peringatan keras bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:42 WIB

Ancaman Bak Neraka Jadi Kenyataan Militer AS Hantam Infrastruktur Vital Iran di Pulau Kharg

Ancaman Bak Neraka Jadi Kenyataan Militer AS Hantam Infrastruktur Vital Iran di Pulau Kharg

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:36 WIB

Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran

Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:21 WIB

Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz

Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:12 WIB

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 05:57 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB