Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB
BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkuat kebijakan KLM sejak 16 Desember 2025 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
  • Bank Indonesia telah menyalurkan insentif likuiditas sebesar Rp427,9 triliun kepada berbagai kelompok perbankan hingga minggu pertama April 2026.
  • Dana insentif tersebut disalurkan untuk mendukung pembiayaan sektor strategis, termasuk industri, pertanian, UMKM, dan perumahan di seluruh Indonesia.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan komitmen dalam menjaga ketahanan industri perbankan.

Salah satunya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).

Langkah strategis ini terus dioptimalkan guna memacu penyaluran kredit dan pembiayaan perbankan, ke berbagai sektor prioritas di seluruh Indonesia agar tetap tumbuh berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

"Implementasi penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang berlaku sejak enam belas Desember dua ribu dua puluh lima diarahkan untuk memberikan stimulus lebih besar bagi perbankan," katanya dalam siaran pers, Jumat (24/4/2026).

Kata dia, insentif ini menyasar bank-bank yang aktif menyalurkan kredit ke sektor strategis melalui jalur lending channel, serta bank yang responsif dalam menurunkan suku bunga kredit baru untuk mempermudah akses pembiayaan masyarakat melalui jalur interest rate channel.

Perry mengungkapkan bahwa pada minggu pertama April 2026 total insentif KLM yang telah dikucurkan oleh Bank Indonesia tercatat mencapai angka yang signifikan, yakni sebesar Rp427,9 triliun.

Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
Ilustrasi Bank Indonesia (BI).  (Unsplash/nimbostratus)

“Dari total tersebut, alokasi pada jalur penyaluran kredit atau lending channel tercatat sebesar Rp358,0 triliun. Sementara itu, untuk jalur penurunan suku bunga atau interest rate channel mencapai Rp69,9 triliun,” jelas Perry.

Berdasarkan data Bank Indonesia, penyaluran insentif KLM tersebut tersebar ke berbagai kelompok perbankan. Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan penerimaan insentif terbesar senilai Rp224,0 triliun.

Selanjutnya, Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) menerima alokasi sebesar Rp166,6 triliun, diikuti oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp29,6 triliun. Sementara itu, Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) juga tercatat menerima insentif likuiditas sebesar Rp7,8 triliun.

baca juga

Secara sektoral, kebijakan ini terbukti efektif dalam menyentuh lini-lini vital perekonomian Indonesia. Dana likuiditas tersebut telah mengalir ke sector pertanian, industri, serta hilirisasi yang menjadi pilar utama kedaulatan ekonomi.

Selain itu, sektor jasa, termasuk ekonomi kreatif yang tengah berkembang pesat, juga menjadi perhatian utama dalam distribusi insentif ini.

Dukungan likuiditas melalui KLM ini juga mencakup sektor konstruksi, real estate, dan perumahan, serta memperkuat pemberdayaan sektor UMKM, koperasi, inklusi keuangan, dan pembiayaan hijau berkelanjutan.

Melalui optimalisasi instrumen makroprudensial ini, Bank Indonesia berharap perbankan semakin kuat dalam mendukung agenda hilirisasi dan pertumbuhan ekonomi inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:32 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:57 WIB

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tumbal Terakhir

Tumbal Terakhir

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:50 WIB

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:37 WIB

×