Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
Rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dedieselisasi dengan menyulap 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mendapat sorotan tajam. Foto ist.
  • Cerah dukung dedieselisasi Prabowo namun minta proyek gas & batu bara baru segera dihentikan.
  • Ketergantungan fosil bebani fiskal & ancam target pertumbuhan ekonomi RI di level 4,7 persen.
  • Integrasi 100 GW PLTS ke RUPTL mendesak untuk mitigasi krisis energi global yang fluktuatif.

Suara.com - Rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dedieselisasi dengan menyulap 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mendapat sorotan tajam.

Yayasan Cerah menilai langkah ini adalah sinyal kuat bahwa Indonesia harus segera "cerai" dari ketergantungan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama di tengah bara konflik geopolitik Timur Tengah yang tak kunjung padam.

Namun, Cerah mengingatkan agar pemerintah tidak setengah hati. Policy Strategist Coordinator Cerah, Dwi Wulan Ramadani, menegaskan bahwa transisi energi ini akan percuma jika pemerintah masih "main mata" dengan energi fosil lainnya.

"Program dedieselisasi akan mencapai dampak yang jauh lebih signifikan jika diperluas dengan menyetop rencana pembangunan pembangkit listrik gas dan batu bara, termasuk implementasi pensiun dini PLTU," ujar Dwi dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).

Dwi memaparkan alasan logis di balik desakan tersebut. Dalam pasar internasional, harga gas masih mengekor pada pergerakan harga minyak. Jika tensi dunia membuat harga minyak selangit, maka harga gas akan ikut terseret naik. Pun demikian dengan batu bara yang harganya kerap fluktuatif mengikuti dinamika komoditas global.

Kondisi ini, menurut Dwi, membuat rencana penambahan pembangkit gas sebesar 10,3 GW dan batu bara 6,3 GW dalam RUPTL 2025-2034 menjadi kontradiktif dengan visi ketahanan energi Presiden Prabowo.

"Dengan harga energi global yang berfluktuasi seperti sekarang, pengembangan PLTS skala besar menjadi semakin relevan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ketergantungan pada fosil dianggap sebagai bom waktu bagi fiskal negara. Lonjakan subsidi energi akibat harga pasar yang tidak stabil terus menguras kantong APBN. Dwi mendesak agar target ambisius 100 GW PLTS segera diintegrasikan ke dalam RUPTL sebagai langkah mitigasi.

Apalagi, bayang-bayang perlambatan ekonomi mulai nyata. Bank Dunia bahkan telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 4,7 persen. Angka ini mencerminkan betapa rapuhnya nilai tukar dan investasi nasional terhadap hantaman volatilitas harga energi.

"Ini saat yang tepat bagi pemerintah menggantikan energi fosil yang mahal dan tidak stabil dengan sumber daya domestik yang lebih terprediksi," pungkas Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:54 WIB

Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam

Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:27 WIB

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB