Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

M Nurhadi

Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB
Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket
Rupiah makin melemah. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.346 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 30 April 2026.
  • Pelemahan dipicu ketegangan militer di Selat Hormuz serta kekhawatiran pasar terhadap independensi kebijakan moneter Federal Reserve Amerika.
  • Dampak kondisi tersebut menyebabkan kenaikan biaya impor energi, risiko inflasi, serta meningkatnya beban utang luar negeri Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melesu pada penutupan perdagangan Kamis (30/4/2026), bahkan mencatatkan tren negatif yang mengkhawatirkan bagi stabilitas ekonomi nasional.

Di pasar spot, mata uang Garuda ditutup melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.346 per dolar AS, merosot dari posisi penutupan sebelumnya di angka Rp17.326.

Kondisi ini dipertegas oleh kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang juga menunjukkan pelemahan signifikan.

Data JISDOR menempatkan rupiah di level Rp17.378 per dolar AS, melemah drastis dibandingkan hari sebelumnya yang berada di Rp17.324. Rekor buruk ini dipicu oleh kombinasi mematikan antara tensi militer di Timur Tengah dan guncangan politik di jantung bank sentral Amerika Serikat.

Penyebab utama dari pelarian modal keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets) seperti Indonesia adalah sikap agresif Presiden AS Donald Trump.

Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa pasar saat ini tengah mengantisipasi langkah Washington yang bersiap melakukan blokade angkatan laut berkepanjangan terhadap Iran.

Strategi militer ini dianggap sebagai eskalasi serius yang dapat melumpuhkan pasokan energi global.

"Kekhawatiran atas skenario tersebut diperparah oleh laporan bahwa beberapa eksekutif minyak Amerika terkemuka bertemu dengan Trump di Gedung Putih untuk membahas bagaimana membatasi dampak konflik terhadap masyarakat Amerika," ujar Ibrahim dalam keterangan resminya.

Langkah blokade ini diprediksi akan memicu aksi balasan yang tak kalah ekstrem dari Teheran. Iran kemungkinan besar akan terus menutup Selat Hormuz, sebuah jalur sempit namun vital yang memfasilitasi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

baca juga

Sejak penutupan jalur tersebut pada akhir Februari 2026, arus logistik energi internasional telah mengalami perlambatan hebat, yang berujung pada lonjakan biaya operasional industri di seluruh dunia.

Kegagalan Diplomasi dan Keretakan Hubungan NATO

Upaya Donald Trump untuk meredakan krisis ini melalui koalisi internasional justru menemui jalan buntu. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Gedung Putih tengah kesulitan mencari sekutu yang bersedia bergabung dalam operasi militer untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sebagian besar anggota NATO dilaporkan enggan terlibat langsung dalam konfrontasi militer dengan Iran dan Israel.

Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa ketegangan ini merembet pada retaknya hubungan diplomatik antarnegara Barat.

Menurutnya, "Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menolak untuk membantu. Ia terlihat mengecam anggota NATO karena tidak membantu AS dan Israel secara militer selama konflik tersebut."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Arti Warna Helm Proyek

Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Arti Warna Helm Proyek

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

Spesifikasi Bom Kiamat MK-84 dan BLU-117 AS yang Dijual ke Israel, Daya Ledak Seperti Meteor

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:09 WIB

Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa

Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 14:08 WIB

Formula Harga Baru Beri Kepastian untuk Industri Smelter Nikel

Formula Harga Baru Beri Kepastian untuk Industri Smelter Nikel

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 14:03 WIB

Temuan 25 Beras Fortifikasi Palsu, DPR Desak Penarikan Massal dan Sanksi Pidana

Temuan 25 Beras Fortifikasi Palsu, DPR Desak Penarikan Massal dan Sanksi Pidana

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:02 WIB

Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah Ditangkap dan Langsung Ditahan!

Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah Ditangkap dan Langsung Ditahan!

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:00 WIB

Review Fall 2: Deadpoint, Perjuangan Bertahan Hidup yang Memicu Adrenalin!

Review Fall 2: Deadpoint, Perjuangan Bertahan Hidup yang Memicu Adrenalin!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:00 WIB

×