- IHSG melemah 1,14 persen ke level 6.890 pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026 akibat tekanan sentimen global dan domestik.
- Konflik Timur Tengah dan rencana kebijakan pajak pemerintah Indonesia memicu aksi jual serta kekhawatiran investor di pasar saham.
- Keyakinan konsumen Indonesia yang tetap terjaga menjadi sentimen positif di tengah ketidakpastian ekonomi global dan rencana pertemuan AS-China.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 242 saham bergerak naik, sedangkan 462 saham mengalami penurunan, dan 255 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain LABS, MEDS, IKPM, DPUM, dan FIRE.
Sementara saham dengan pelemahan terdalam ditempati oleh NIKL, ASPR, SHIP, MGNA, dan HRME.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.