Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Dythia Novianty

Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB
Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah menguat ke level Rp17.814 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi, 29 Mei 2026, naik 32 poin.
  • Pelemahan indeks dolar AS akibat melandainya inflasi Amerika Serikat menjadi pemicu utama kenaikan nilai tukar Rupiah tersebut.
  • Stabilitas Rupiah didukung oleh aliran modal asing ke pasar obligasi serta langkah intervensi proaktif dari Bank Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan taringnya pada perdagangan Jumat pagi, 29 Mei 2026.

Mengutip data dari Bloomberg, mata uang Garuda dibuka perkasa di tengah fluktuasi pasar global, memberikan sinyal positif bagi stabilitas ekonomi domestik di penghujung pekan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat ke level Rp17.814 per dolar AS. Posisi ini mencerminkan kenaikan sebesar 32 poin atau 0,18 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.846 per dolar AS.

Kenaikan ini dinilai sebagai angin segar bagi pelaku pasar setelah beberapa hari sebelumnya Rupiah sempat tertekan oleh sentimen high for longer dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

Kekuatan Rupiah pagi ini juga diikuti oleh tren positif mayoritas mata uang di kawasan Asia. Pelemahan indeks dolar AS (DXY) memberikan ruang napas bagi mata uang regional untuk melakukan rebound.

Berikut adalah pantauan pergerakan mata uang asing lainnya terhadap dolar AS, won Korea Selatan bergerak menguat tipis seiring dengan masuknya aliran modal asing ke pasar ekuitas Seoul.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara baht Thailand Menunjukkan ketangguhan berkat proyeksi peningkatan sektor pariwisata yang mulai stabil di kuartal kedua 2026.

Ringgit Malaysia turut terapresiasi menyusul stabilnya harga komoditas energi global yang menjadi penopang ekonomi Negeri Jiran.

Sedangkan yen Jepang meskipun masih dibayangi kebijakan moneter longgar, yen tercatat mengalami penguatan teknis melawan dolar AS pagi ini.

Penyebab Utama Penguatan Rupiah

Analis pasar uang menyebutkan ada beberapa faktor fundamental dan teknikal yang memicu kembalinya kepercayaan investor terhadap rupiah pada hari ini, 29 Mei 2026.

Seperti melandainya rilis data inflasi AS terbaru membuat ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed kembali mencuat, sehingga dolar AS cenderung dilepas oleh investor.

Selain itu, aliran modal asing (capital inflow) yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) memberikan sokongan likuiditas bagi mata uang lokal.

Sedangkan langkah proaktif Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar di pasar spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) terbukti efektif meredam volatilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:14 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Cara Mudah Beli Token Listrik Online, Praktis Pakai QRIS

Cara Mudah Beli Token Listrik Online, Praktis Pakai QRIS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:26 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Cenderung Menguat Pagi Ini, Saham Prajogo Pangestu Melesat

IHSG Bergerak Dua Arah Cenderung Menguat Pagi Ini, Saham Prajogo Pangestu Melesat

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:19 WIB

Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot

Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:03 WIB

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.774.000/Gram Jelang Akhir Pekan

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.774.000/Gram Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:01 WIB

Diduga Monopoli Ekosistem Digital, KPPU Panggil TikTok dan Tokopedia!

Diduga Monopoli Ekosistem Digital, KPPU Panggil TikTok dan Tokopedia!

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:55 WIB

Sasar Perbankan hingga Sektor Publik, IDCloudHost Luncurkan Layanan Anti-DDoS Berbasis AI

Sasar Perbankan hingga Sektor Publik, IDCloudHost Luncurkan Layanan Anti-DDoS Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:43 WIB

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB