Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:20 WIB
Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI
Ilustrasi. Secara mengejutkan, nilai tukar rupiah babak belur dihajar oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Foto ist.
baca 10 detik
  • Rupiah keok, dolar Singapura sempat tembus rekor Rp14.000 pada perdagangan Jumat (29/5).
  • Sempat melemah, rupiah berhasil pangkas koreksi ke level Rp13.982 per SGD pada pagi ini.
  • Tak cuma SGD, rupiah juga loyo dihajar dolar AS yang meroket hingga ke level Rp17.864.

Suara.com - Kabar buruk bagi stabilitas ekonomi tanah air. Mata uang Garuda tampaknya sedang tidak baik-baik saja hari ini. Secara mengejutkan, nilai tukar rupiah babak belur dihajar oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) pada perdagangan Jumat (29/5/2026).

Tak tanggung-tanggung, mata uang Negeri Singa tersebut sempat melesat dan menyentuh level psikologis baru yang bikin jantungan: Rp14.000 per 1 SGD!

Berdasarkan data Tradingview, setelah sempat bikin panik di level Rp14.000, kurs rupiah perlahan mencoba bangkit. Pada pukul 10.10 WIB, rupiah berhasil memangkas sedikit koreksinya dan bertengger di level Rp13.982.

Sepanjang hari ini, pergerakan dolar Singapura diprediksi masih akan sangat liar di rentang Rp13.932 hingga Rp14.001. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, mata uang Singapura ini tercatat sudah terbang tinggi alias menguat sebesar 7,34%.

Penderitaan rupiah belum berakhir di situ. Bak jatuh tertimpa tangga, mata uang kebanggaan kita juga keok di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).

Data Bloomberg mencatat, Greenback sukses menguat 0,11% ke level Rp17.864 pada pukul 09.55 WIB. Padahal, saat pasar baru dibuka pagi ini, rupiah sempat menunjukkan taringnya dengan menekan dolar AS ke level Rp17.836,5—lebih perkasa dibanding penutupan Kamis (28/5) yang berada di level Rp17.845.

Namun sayang, penguatan itu hanya fatamorgana. Rupiah langsung loyo dan pasrah melemah hingga 6,93% sepanjang tahun 2026 berjalan. Hari ini, dolar AS diproyeksikan bakal terus mengacak-ngacak rupiah pada rentang pergerakan Rp17.813 hingga Rp17.837.

Apakah rupiah mampu bangkit dari keterpurukan ini, atau justru makin tenggelam? Kita pantau terus pergerakannya hari ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:12 WIB

Waspada Skimpflation: Strategi Senyap Industri Digital saat Rupiah Anjlok

Waspada Skimpflation: Strategi Senyap Industri Digital saat Rupiah Anjlok

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:30 WIB

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!

Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:37 WIB

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:27 WIB

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:26 WIB

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:16 WIB

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:07 WIB

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:13 WIB

×