Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Achmad Fauzi

Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB
Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026
Salah Satu Aset PGE/ist
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk membukukan laba bersih 43,90 juta dolar AS pada kuartal I-2026 berkat peningkatan produksi listrik.
  • Perseroan mendapatkan komitmen pendanaan internasional sebesar 477,87 juta dolar AS untuk pengembangan tiga proyek PLTP dalam Green Book 2026.
  • Pengembangan proyek tersebut bertujuan menambah kapasitas listrik rendah emisi dan mendukung target transisi energi nasional hingga tiga gigawatt.

Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. membukukan laba bersih sebesar 43,90 juta dolar AS atau tumbuh 40 persen pada kuatal I-2026. Sementara itu, pendapatan perseroan juga meningkat 14,8 persen menjadi 116,56 juta dolar AS.

Kinerja positif PGEO tersebut didorong oleh pertumbuhan produksi yang terus meningkat. Pada 2025, perseroan mencatat produksi listrik tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high sebesar 5.095 gigawatt hour (GWh), naik 5,55 persen dibandingkan 4.827 GWh pada 2024.

Tren pertumbuhan itu berlanjut pada kuartal I 2026, ketika produksi listrik meningkat 15,22 persen menjadi 1.370 GWh.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan capaian kinerja yang terus membaik semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek bisnis dan proyek-proyek pengembangan panas bumi yang dimiliki perseroan.

"Selain membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pendanaan internasional yang dapat mendukung percepatan realisasi proyek, pencapaian ini juga meningkatkan visibilitas dan daya tarik proyek-proyek Perseroan di mata calon mitra strategis maupun lembaga pendanaan global. Kami optimistis penguatan fundamental bisnis, didukung portofolio proyek yang semakin matang, akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional," ujar Ahmad di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Areal kerja Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai.
Areal kerja Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai.

Adapun tiga proyek yang masuk dalam Green Book 2026 meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 MW, serta PLTP Lahendong Unit 7-8 berkapasitas 50 MW.

Masuknya proyek-proyek tersebut ke dalam daftar prioritas pendanaan internasional dinilai akan memperkuat struktur pembiayaan perusahaan sekaligus meningkatkan keekonomian proyek dalam jangka panjang.

"Selain membantu menjaga struktur pendanaan yang sehat dan mempertahankan cost of debt yang kompetitif, masuknya ketiga proyek ini juga berpotensi meningkatkan keekonomian proyek sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan," kata Ahmad.

Berdasarkan dokumen Green Book 2026, total pinjaman yang disiapkan mencapai 477,87 juta dolar AS. Rinciannya terdiri dari US$158,86 juta dari Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk PLTP Lumut Balai Unit 3, 148,97 juta dolar AS dari JICA untuk PLTP Lumut Balai Unit 4, serta 70,04 juta dolar AS dari World Bank untuk PLTP Lahendong Unit 7-8.

Ketiga proyek tersebut merupakan bagian dari roadmap PGE dalam mengembangkan potensi panas bumi hingga mencapai kapasitas 3 gigawatt (GW).

Setelah beroperasi, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat menambah pasokan listrik rendah emisi sekaligus memperkuat kontribusi panas bumi dalam bauran energi nasional.

Ahmad menegaskan bahwa pengembangan panas bumi tidak hanya berkontribusi terhadap penyediaan energi bersih, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

"Kami meyakini bahwa setiap pengembangan panas bumi tidak hanya menghasilkan energi rendah karbon, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekonomi lokal, dan penguatan ekosistem industri dalam negeri," pungkas Ahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:29 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB