- Schneider Electric memamerkan inovasi sakelar estetis hasil kolaborasi dengan ilustrator lokal di ajang IndoBuildTech Expo 2026.
- Produk AvatarOn menawarkan fleksibilitas desain interior serta ketahanan material dan kapasitas beban tinggi bagi hunian modern.
- Perusahaan meluncurkan Schneider Electric Electrician Academy untuk melatih 8.000 teknisi demi meningkatkan standar keselamatan instalasi listrik bangunan.
Suara.com - Tren pengembangan proyek properti hunian saat ini terus mengalami pergeseran, di mana aspek fungsionalitas kini mulai diintegrasikan secara erat dengan nilai estetika interior.
Merespon dinamika tersebut, produsen teknologi energi Schneider Electric memanfaatkan ajang IndoBuildTech Expo 2026 untuk mengulas pentingnya keseimbangan antara desain visual, fungsi, dan keamanan sistem kelistrikan pada residensial modern.
Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap komponen bangunan yang dapat disesuaikan dengan konsep desain interior sebuah hunian (customizable property components).
Salah satu strategi yang diperkenalkan perusahaan dalam menangkap peluang di pasar perlengkapan interior adalah melalui kolaborasi bersama ilustrator lokal, Sifa Adni Qolby (Room.533).
Kolaborasi bertema “The Art of Feeling at Home” ini meluncurkan 10 desain visual eksklusif yang diterapkan pada permukaan (cover) AvatarOn, lini sakelar premium milik Schneider Electric.
BVP Home Solutions Schneider Electric Indonesia, Ahmad Saiful, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap evolusi kebutuhan interior menjadi kunci penting dalam mempertahankan pasar domestik, mengingat Indonesia merupakan salah satu basis utama untuk kategori produk sakelar dan stopkontak.
Dari spesifikasi teknis bangunan, produk ini menawarkan beberapa fitur penunjang estetika dan kekuatan struktural:
Sistem Fleksibilitas Desain: Menggunakan cover yang dapat diganti (interchangeable) dan dicetak sesuai permintaan (customizable), memudahkan pemilik rumah atau desainer interior memperbarui tampilan dinding tanpa mengubah instalasi dasar.
Durabilitas Material: Menggunakan bahan polikarbonat yang tahan benturan, antikarat, serta dilengkapi proteksi anti-UV agar warna tidak pudar. Komponen ini juga lolos uji ketahanan panas glow-wire hingga 850°C.
Kapasitas Beban Modern: Memiliki kapasitas arus 16 Ampere (16AX), berada di atas standar rata-rata pasar domestik (10AX), menjadikannya lebih aman untuk menyokong perangkat elektronik rumah tangga modern.
Standardisasi Instalasi Aman bagi Ekosistem Konstruksi
Selain fokus pada elemen visual interior, perusahaan turut menekankan faktor keamanan kelistrikan sebagai pilar utama kelaikan sebuah aset properti. Melalui inisiatif "Gerakan Listrik Aman" dan kampanye #YangAsliYangMelindungi, Schneider memperkenalkan rangkaian gawai proteksi arus sisa dan beban berlebih (seperti MCB, RCCB, dan RCBO) lewat lini produk Domae untuk memitigasi risiko korsleting pada bangunan.
Guna memastikan produk-produk kelistrikan tersebut dipasang sesuai spesifikasi dan standar keselamatan bangunan, Schneider Electric resmi meluncurkan Schneider Electric Electrician Academy.
Program sertifikasi dan pembelajaran digital ini menargetkan peningkatan kompetensi bagi 8.000 teknisi listrik, pelaku ritel, dan toko bahan bangunan di seluruh Indonesia hingga Desember 2026.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan bermitra dengan PT Dana Purna Investama (DPI), sebuah perusahaan manajemen fasilitas gedung (facility management).
Sinergi ini diharapkan dapat membantu para pengembang, kontraktor, maupun pemilik properti dalam mendapatkan akses terhadap tenaga installer yang tersertifikasi demi menjaga nilai jangka panjang dari aset properti mereka.