Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menghadapi fase pemulihan produksi pada 2026. Perusahaan hanya menargetkan produksi emas sekitar 21 ton atau setara 700 ribu ounces, sementara produksi tembaga diproyeksikan mencapai 800 juta pound. Foto ist.
baca 10 detik
  • Produksi emas Freeport 2026 baru ditargetkan 21 ton.
  • Kapasitas tambang belum normal, produksi penuh baru pada 2029.
  • Target tembaga 2026 hanya 800 juta pound, naik bertahap hingga 2030.

Suara.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menghadapi fase pemulihan produksi pada 2026. Perusahaan hanya menargetkan produksi emas sekitar 21 ton atau setara 700 ribu ounces, sementara produksi tembaga diproyeksikan mencapai 800 juta pound. Angka tersebut menunjukkan kapasitas operasi tambang belum kembali ke kondisi normal.

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengatakan target produksi tersebut disesuaikan dengan rencana penambangan bijih (ore) yang rata-rata mencapai 124 ribu ton per hari sepanjang 2026. Volume tersebut masih berada jauh di bawah tingkat produksi normal perusahaan yang berada di atas 200 ribu ton bijih per hari.

"Tahun 2026 itu jumlah logam yang kita akan hasilkan kira-kira 800 juta pound tembaga, dan 700 ribu ounces emas atau kalau diekuivalenkan ke tonase sebesar 21 ton," ujar Tony dalam paparan kinerja perusahaan, Selasa (14/7/2026).

Target produksi yang relatif rendah tersebut mencerminkan proses pemulihan operasional tambang Freeport yang masih berlangsung. Perusahaan bahkan mengakui kapasitas produksi penuh baru dapat dicapai secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

Pada 2027, Freeport menargetkan volume penambangan meningkat menjadi rata-rata 170 ribu ton bijih per hari. Dengan kenaikan tersebut, produksi diperkirakan mencapai 1,2 miliar pound tembaga dan 1 juta ounces emas atau sekitar 31 ton.

Kemudian pada 2028, kapasitas penambangan ditargetkan naik menjadi 208 ribu ton per hari, dengan estimasi produksi sebesar 1,6 miliar pound tembaga dan 1,4 juta ounces emas atau setara 43 ton.

Namun demikian, peningkatan produksi tersebut masih belum menandakan operasi telah kembali normal sepenuhnya. Tony mengungkapkan kapasitas penambangan di atas 200 ribu ton bijih per hari baru akan tercapai mulai 2029, ketika target penambangan dipatok sebesar 226 ribu ton per hari.

Artinya, Freeport membutuhkan waktu sekitar tiga tahun lagi untuk mengembalikan tingkat produksi ke kapasitas optimal setelah periode penyesuaian operasi.

Selain itu, pada 2029 perusahaan juga berencana mulai mengoperasikan Tambang Kucing Liar, blok tambang baru yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Kehadiran tambang tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang peningkatan produksi logam pada tahun-tahun berikutnya hingga 2030.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:16 WIB

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:27 WIB

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:26 WIB

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:16 WIB

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:07 WIB

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:13 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang

IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:31 WIB

Harga Emas Antam Logam Mulia Terbaru 14 Juli 2026: dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Harga Emas Antam Logam Mulia Terbaru 14 Juli 2026: dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:22 WIB

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

×