Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Dicky Prastya

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit (Pexels/Pok Rie)
baca 10 detik
  • Peneliti ITB mengembangkan Bensa dari minyak nabati sebagai bahan bakar drop-in untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM fosil.
  • Teknologi katalis khusus mengubah limbah sawit menjadi hidrokarbon berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan nilai oktan bensin menjadi RON 95.
  • Inovasi yang didanai BPDP KS ini telah sukses melalui skala pilot dan akan dipresentasikan pada Pekan Riset Sawit mendatang.

Suara.com - Ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) fosil berpotensi ditekan di masa depan melalui inovasi bahan bakar nabati. Peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkenalkan Bensa (Bensin Sawit), sebuah inovasi alternatif yang dirancang sebagai bahan bakar drop-in untuk mendongkrak kualitas BBM nasional.

Akademisi ITB, Rasrendra mengungkapkan bahwa Bensa bukan sekadar bahan bakar nabati biasa. Formula ini dikembangkan menggunakan teknologi sistem katalis khusus yang mampu mengubah struktur minyak nabati dan limbah sawit menjadi senyawa hidrokarbon yang serupa dengan minyak bumi.

"Kualitas hidrokarbon dan jenis hidrokarbon dari Bensa ini sama persis seperti yang ada pada fosil. Karena sifat reaksi fundamental dari katalis yang kami kembangkan, kami menyebutnya sebagai bahan bakar drop-in," ujar Rasrendra dalam diskusi yang digelar di Kantor Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Jakarta, dikutip Kamis (16/7/2026).

Berkat sifatnya yang drop-in, Bensa dapat langsung dicampurkan dengan bensin komersial yang ada saat ini tanpa memerlukan modifikasi pada mesin kendaraan.

Dalam implementasinya, Bensa diproyeksikan menjadi komponen pencampur (blending component) strategis. Khususnya untuk meningkatkan nilai oktan atau Research Octane Number (RON) dari nafta berkualitias standar menjadi bensin berkualitas tinggi setara RON 95.

Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi peta jalan transisi energi di Indonesia. Selain mengoptimalkan potensi kelapa sawit dalam negeri yang melimpah, inovasi ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi.

Peneliti ITB C.B Rasrendra saat acara diskusi yang digelar di Kantor BPDP Kemenkeu, Jakarta, Rabu (16/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Peneliti ITB C.B Rasrendra saat acara diskusi yang digelar di Kantor BPDP Kemenkeu, Jakarta, Rabu (16/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Meski demikian, Rasrendra menekankan bahwa transisi menuju produksi massal memerlukan kehati-hatian teknis, terutama terkait konsistensi operasi dalam jangka panjang.

"Kami sebagai akademisi bertugas menjaga supaya teknologinya memiliki pathway (jalur pengembangan) yang jelas, dan semuanya harus bersandar pada pengujian skala yang tepat," tambahnya.

Riset yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) ini telah sukses melewati fase krusial dari pengujian skala laboratorium dan kini telah berhasil ditingkatkan ke skala pilot (pilot scale).

baca juga

Presentasi utuh mengenai detail teknologi, hasil uji coba, serta peta jalan implementasi Bensa dijadwalkan akan dipaparkan secara perdana pada ajang Pekan Riset Sawit yang digelar oleh lembaga di bawah Kementerian Keuangan (KemenkeU) tersebut pada 20 Juli mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:18 WIB

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

Solusi Budget Tipis! Cek Tahun Daihatsu Xenia Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Pinang

Solusi Budget Tipis! Cek Tahun Daihatsu Xenia Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Pinang

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:50 WIB

Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih

Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:48 WIB

×