Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

M Nurhadi

Selasa, 08 September 2026 | 05:40 WIB
Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran
Ilustrasi Ruang Keluarga [Ist]
baca 10 detik
  • Mayoritas pencari rumah usia produktif di Indonesia mengincar hunian suburban penyangga Jakarta pada paruh pertama 2026.
  • Pemerintah New South Wales menerapkan tata kota terbaru yang membatasi ekspansi geografis dan memicu pengembangan wilayah pinggiran Sydney.
  • Keterbatasan lahan dan regulasi ketat membatasi pilihan pembeli asing terhadap proyek properti baru di wilayah suburban Sydney.

“Karena itu, pertanyaan investasinya bukan sekadar “Di mana Sydney akan berkembang?” melainkan, “Berapa banyak lahan yang masih dapat dikembangkan di lokasi Sydney yang paling diinginkan—dan berapa banyak yang benar-benar dapat diakses oleh foreign buyers?” Di situlah nilai kelangkaan Sydney sebenarnya berada.” Ungkap Chandra.

Tingginya harga properti di wilayah primer seperti Sydney CBD, Eastern Suburbs, dan Northern Beaches mendorong sebagian calon pembeli beralih mencermati kawasan suburban yang memiliki aksesibilitas serta fundamental pendukung, salah satunya Roselands di wilayah barat daya Sydney.

Berjarak sekitar 20 hingga 30 menit berkendara dari pusat kota, Roselands didominasi oleh lingkungan residensial dengan fasilitas umum yang terintegrasi. Pusat aktivitas komersial di kawasan ini bertumpu pada Roselands Shopping Centre yang beroperasi sejak 1965, serta didukung jalur transportasi bus, jaringan kereta, dan akses tol M5 serta M8.

Dari aspek demografi, data menunjukkan bahwa lebih dari 53 persen hunian di Roselands diisi oleh pasangan dengan anak. Tingkat kepemilikan rumah (owner-occupiers) di wilayah ini mencapai sekitar 70 persen, sementara porsi penyewa berada di angka 30 persen. 

Selain itu, tingkat kepemilikan yang tinggi menjadikan Roselands sebagai pasar yang relatif tightly held, di mana pemilik cenderung mempertahankan properti mereka dalam jangka panjang. Artinya, jumlah rumah yang secara aktif beredar di pasar relatif terbatas.

Lebih lanjut, Chandra menerangkan, bagi investor Indonesia, memahami pasar properti Australia bukan hanya tentang di mana harga properti paling tinggi, tetapi juga di mana terdapat fundamental yang dapat mendukung pertumbuhan nilai dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:31 WIB

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

News | Senin, 07 September 2026 | 19:43 WIB

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

News | Senin, 07 September 2026 | 19:13 WIB

Dari Gang ke Gang, Komling Jemput Sampah Organik Warga Gandaria Utara

Dari Gang ke Gang, Komling Jemput Sampah Organik Warga Gandaria Utara

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:30 WIB

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

News | Senin, 07 September 2026 | 18:33 WIB

Terkini

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

×