-
Persib Bandung resmi mengamankan gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah unggul head-to-head atas Borneo FC.
-
Eliano Reijnders merayakan trofi liga, memicu rasa bangga sang kakak, Tijjani Reijnders, yang memantaunya dari Manchester.
-
Garis nasib berbeda dialami Tijjani Reijnders yang hanya meraih posisi runner-up Premier League bersama Manchester City.
Suara.com - Keberhasilan Persib Bandung merengkuh takhta tertinggi sepak bola Indonesia Super League tidak hanya menghadirkan euforia di tanah air, tetapi juga mengguncang panggung internasional. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan dominasi taktis sang pelatih di kompetisi domestik dalam beberapa musim terakhir.
Pencapaian emas Maung Bandung musim ini terasa kian istimewa berkat sorotan global yang mengarah pada salah satu pilar asing mereka, Eliano Reijnders. Gelandang energik ini berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai generator serangan yang krusial bagi tim.
Prestasi impresif tersebut memicu gelombang apresiasi emosional dari tanah Inggris, tempat sang kakak berkarier. Gelandang andalan Manchester City, Tijjani Reijnders, tertangkap kamera memberikan penghormatan khusus atas pencapaian sang adik.
![Pelatih Bali United, Johnny Jansen, blak-blakan mengaku sempat merayu mantan anak asuhnya, Eliano Reijnders, sebelum sang pemain akhirnya lebih memilih gabung Persib Bandung. [Suara.com/Arief Apriadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/13/35117-eliano-reijnders.jpg)
Melalui layar kaca di Manchester, Tijjani menyaksikan langsung perjuangan melelahkan adiknya mengunci gelar juara lewat tayangan digital. Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, bintang Liga Inggris itu langsung mengunggah poster kemenangan Persib di akun Instagram resminya, @tijjanireijnders.
Ia menyematkan pesan apresiasi yang sangat singkat namun bermakna mendalam untuk Eliano.
“Well done,” tulis Tijjani lengkap dengan simbol piala emas sebagai tanda penghormatan tertinggi.
Tidak berhenti di sana, Tijjani kembali memamerkan foto eksklusif Eliano yang sedang berpose di ruang ganti. Dalam potret tersebut, sang adik tampak duduk santai di depan trofi utama sembari menggigit medali juara.

Drama kompetisi musim ini sekaligus memperlihatkan garis nasib yang berbanding terbalik di antara Reijnders bersaudara. Ketika Eliano berpesta pora merayakan gelar juara liga di Bandung, Tijjani justru harus menelan pil pahit di kompetisi domestik Eropa.
Manchester City dipastikan gagal mempertahankan mahkota juara Premier League setelah kalah bersaing dari Arsenal. Langkah The Citizens terhenti di pekan ke-37 setelah hanya mampu bermain imbang -1 saat bertandang ke markas Bournemouth.
Sepanjang musim ini, Tijjani juga mengalami situasi pelik karena jarang mendapatkan menit bermain sejak menit pertama di bawah asuhan Pep Guardiola. Ia tercatat tampil pada 46 laga di seluruh kompetisi, dengan sumbangan tujuh gol serta delapan assist.
Khusus di panggung Premier League, sang kakak bermain 27 kali dan hanya menjadi starter dalam 18 pertandingan saja. Meski mengemas lima gol dan dua assist di Inggris, ia harus puas melihat City finis di peringkat kedua klasemen akhir.
Kepastian gelar juara Persib sendiri terkunci pada pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/05/2026). Menghadapi Persija Jepara, laga ketat tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Tambahan satu poin ini membuat Persib finis dengan koleksi 79 poin di puncak klasemen akhir. Angka tersebut sebenarnya sama persis dengan raihan total milik Borneo FC yang menguntit di posisi runner-up.
Kendati demikian, armada racikan Bojan Hodak berhak menduduki takhta juara tertinggi karena keunggulan regulasi head-to-head atas tim pesut etam. Hasil ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi publik sepak bola Jawa Barat.
Trofi musim ini merupakan gelar juara kasta tertinggi ketiga yang diraih oleh Pangeran Biru secara berturut-turut. Catatan hattrick juara yang luar biasa ini seluruhnya diukir di bawah komando dingin arsitek taktik, Bojan Hodak.
Meski Tijjani Reijnders gagal di liga domestik, ia setidaknya masih mampu menghibur diri di akhir musim. Sang gelandang sukses membawa Manchester City mengamankan dua trofi hiburan melalui gelar juara FA Cup dan EFL Cup.