Banyak Turis Lecehkan Tempat Suci, Ombudsman Bali: Mungkin Mereka Belum Tahu Mana yang Boleh dan Tidak

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 03 Mei 2023 | 19:02 WIB
Banyak Turis Lecehkan Tempat Suci, Ombudsman Bali: Mungkin Mereka Belum Tahu Mana yang Boleh dan Tidak
Ketua Ombudsman Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti (Rovin Bou/Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Sejak kembalinya para turis ke Bali setelah pandemi covid-19 memberikan dampak tersendiri bagi Bali. Ada positif dan negatifnya.

Negatifnya adalah banyaknya turis yang melanggar hukum, seperti overstay, penyalahgunaan izin tinggal, ugalan-ugalan di jalan dan lain sebagainya. Dan bahkan melanggar hukum adat Bali. 

Terkhusus untuk turis yang melanggar hukum adat Bali, dan melecehkan tempat suci di Bali, Ketua Ombudsman Bali, Ketua Ombudsman Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti mengatakan perlunya regulasi yang tepat. Karena menurut Lasri banyak dari mereka yang belum tahu mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. 

"Sebenarnya yang perlu dipahami adalah para wisatawan itu kan perlu memahami baik itu hukum nasional maupun hukum adat kita. Jadi para wisatawan itu kan mungkin saja melakukan itu karena ketidakpahaman mereka terkait mana yang boleh mana yang tidak boleh," ucapnya kepada Suara Denpasar saat ditemui di Kantor Ombudsman Bali, Rabu (3/5/2023).

Dengan kasus-kasus terutama soal bagaimana mengelolah pariwisata yang berkaitan dengan tempat-tempat suci, Ketua Ombudsman Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti mengatakan perlunya regulasi yang mengatur khusus soal itu.

"Memang hanya segelintir saja turis yang begitu, tetapi menurut saya perlunya regulasi atau aturan-aturan yang bisa memperjelas sehingga ada patokan juga. 

Bukan hanya untuk wisatawan tetapi juga untuk objek wisatanya itu. Kira-kira di objek wisata itu apa-apa saja yang boleh atau tidak boleh, terutama bagi tempat-tempat yang dianggap suci dan harus disampaikan kepada wisatawan tersebut sebelum masuk ke objek wisata itu," terangnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan regulasi itu nantinya harus benar-benar dipahami oleh pemandu wisata. Karena para pemandu wisata itulah yang menjadi pintu pertama edukasi mana yang boleh dan yang tidak dilakukan di objek wisata tersebut.

"Jadi perlu disosialisasikan lebih awal, harus diinformasikan oleh misalnya pemandunya atau travel agennya soal di tempat wisata itu apa saja syarat-syaratnya, apa saja yang boleh dan yang tidak, misalkan begitu," tambahnya.

Untuk itu dia mendukung Pemprov Bali yang sedang menyusun buku panduan atau acuan tentang mana yang boleh dan yang tidak boleh di Bali. 

"Jadi kalau memang nantinya Pemprov akan membuat acuan-acuan itu, tentunya kita menyambut baik," tandasnya. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Di Tengah Kemacetan, Terjadi Adu Jotos Antara WNA dan Lokal di Bali, Ada Apa?

Viral! Di Tengah Kemacetan, Terjadi Adu Jotos Antara WNA dan Lokal di Bali, Ada Apa?

| Rabu, 03 Mei 2023 | 14:03 WIB

Tolak Penyerahan Dokumen yang Tidak Lengkap, WALHI: Tidak Ada Niat Baik DKLH Bali

Tolak Penyerahan Dokumen yang Tidak Lengkap, WALHI: Tidak Ada Niat Baik DKLH Bali

| Rabu, 03 Mei 2023 | 09:25 WIB

Demi Karir, Made Tito Rela Membagi Waktu untuk Bali United dan Pendidikan

Demi Karir, Made Tito Rela Membagi Waktu untuk Bali United dan Pendidikan

| Rabu, 03 Mei 2023 | 07:00 WIB

Komisi I Dan II DPRD Bali Bahas Keterlibatan Bandesa pada Pemilu 2024

Komisi I Dan II DPRD Bali Bahas Keterlibatan Bandesa pada Pemilu 2024

| Rabu, 03 Mei 2023 | 05:32 WIB

Terkini

Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor

Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor

Bogor | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:37 WIB

Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun

Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun

Riau | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:31 WIB

Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?

Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?

Sumut | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:19 WIB

2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total

2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total

Riau | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:10 WIB

Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara

Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara

Jabar | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:10 WIB

6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA

6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA

Jabar | Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:01 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung

GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung

Jabar | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:40 WIB

Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus

Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus

Bogor | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:34 WIB

Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam

Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:32 WIB