Ahmad Sahroni Sebut Demo yang Benar Lewat Medsos, Tapi DPR Boleh Kerja di 'Bawah Meja'

Sumarni

Rabu, 03 September 2025 | 08:21 WIB
Ahmad Sahroni Sebut Demo yang Benar Lewat Medsos, Tapi DPR Boleh Kerja di 'Bawah Meja'
Ahmad Sahroni Sebut Demo yang Benar Lewat Medsos (YouTube/kasisolusi)
Baca 10 detik
  • Ahmad Sahroni dikritik publik dan dinonaktifkan dari DPR RI setelah komentarnya soal demonstran dinilai merendahkan.
  • Ia menyarankan kritik disampaikan lewat media sosial, bukan lewat demonstrasi anarkis, namun sikap ini menuai pro dan kontra.
  • Pernyataan dan sikapnya dianggap membingungkan oleh warganet, hingga kembali memicu sindiran soal latar belakang pendidikannya.

Suara.com - Ahmad Sahroni terus menjadi sorotan publik atas pernyataan yang kurang enak didengar perihal demonstran.

Akibatnya pun fatal, Ahmad Sahroni dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem hingga rumahnya dijarah sekelompok orang.

Ketidaksetujuan Ahmad Sahroni mengenai demo, apalagi dengan cara yang anarkis, telah diungkapnya pada Mei 2023.

Melalui YouTube kasisolusi, Ahmad Sahroni mengungkap pendapatnya soal demonstrasi.

"Buat apa kuliah, buat apa sekolah, yang nyatanya nalar pikirannya tidak sama dengan apa yang dia mau sampaikan," ujar Ahmad Sahroni.

"Ada cara yang sebenarnya mesti kita sikapin. Toh sama kita sebagai anak muda tidak pada potensi yang selalu mencari jati diri," imbuhnya.

Ahmad Sahroni rupanya menyoroti demonstran yang bangga setelah melakukan aksi anarkis saat menyampaikan pendapatnya.

"Untuk menyikapi bahwa kalo lu demo, lu berani sampai dibantai atau pun pada tidak berkesudahan, atau kena pukul sekali pun, kena lempar, itu menjadi kebanggaan. Salah!" tegasnya.

Menurut Ahmad Sahroni, demo yang benar adalah melalui media sosial.

baca juga

"Yang bener itu memberikan semangat kritikan untuk menyampaikan dengan cara. Caranya apa? Sekarang media sosial banyak," jelas Ahmad Sahroni.

Ahmad Sahroni, Ngaku Mafia Migas hingga Tak Tahu Gaji sebagai DPR (Instagram/@ahmadsahroni88)
Ahmad Sahroni (Instagram/@ahmadsahroni88)

Pria kelahiran 1977 tersebut lantas mencontohkan dirinya sebagai anggota DPR RI yang membagikan aktivitasnya melalui media sosial.

"Ini bukti daripada apa yang gue lakukan sebagai perwakilan rakyat," terang Ahmad Sahroni terkait yang ia bagikan melalui media sosial.

"(Yaitu) Menyampaikan kepada kepentingan untuk mereka-mereka yang pengen mencari keadilan, mencari pembenaran, ini fakta," tambahnya.

Berbagai sikap maupun aktivitas Ahmad Sahroni sebagai wakil rakyat serta yang sudah ia kerjakan ditunjukkan melalui media sosial.

Dampak dari postingan Ahmad Sahroni di media sosial pun terbukti cukup besar.

"Dan apakah ini punya benefit yang luar biasa? Seribu persen memiliki benefit yang cukup untuk mencari keadilan nyata di depan masyarakat," katanya.

Namun Ahmad Sahroni tak mau apabila yang dilakukan lalu dibagikannya melalui media sosial dianggap sebagai pencitraan.

"Jangan dibilang menggeneralisasi DPR itu nggak ada kerjanya. Salah," ujar Ahmad Sahroni.

Apabila sebelumnya mengarahkan para demonstran menggunakan media sosial, Ahmad Sahroni berbicara soal tak semua anggota dewan menunjukkan kerjanya.

"Tidak semua selalu melulu melalui media sosial. Ada yang di bawah meja dengan menyampaikan aduan yang akhirnya harus melalui prosesnya," ungkap Ahmad Sahroni.

Para anggota dewan termasuk Ahmad Sahroni akan memilah yang harus dibagikan melalui media sosial sehingga menjadi perhatian instansi terkait.

Ada pula yang diselesaikan Ahmad Sahroni dan para anngota dewan 'di bawah meja'.

"Jadi jangan semua dianggap sesuatu yang selalu mulu harus dibongkar ke publik. Tidak selalu mulu," pintanya.

Lebih lanjut, Ahmad Sahroni setuju dengan pernyataan 'no viral no justice' yang berkaitan dengan penanganan sebuah kasus oleh aparat kepolisian.

Ahmad Sahroni berharap masyarakat terus memviralkan kasus-kasus agar segera ditindaklanjuti pihak berwajib.

"Jangan pernah berhenti untuk mengawasi polisi dari media sosial. Harus dilakukan. Jangan pernah berhenti," kata Ahmad Sahroni.

"Karena polisi adalah kerjanya masyarakat, masyarakat butuh keadilan kepada kepolisian. Maka itu, masyarakat harus awasi polisi dengan segala cara. Jangan sampai terlewatkan," tegasnya.

Kendati begitu, berkaitan dengan kepolisian, Ahmad Sahroni memilih untuk bekerja 'di bawah meja'.

Seperti ketika kasus anak polisi tabrak satu keluarga di Cijantung, Jakarta Timur, Ahmad Sahroni tak setuju apabila pelaku tidak ditahan.

"Saya sampaikan ke Mabes, jangan pernah lakukan itu karena di mata hukum semua sama," beber Ahmad Sahroni.

"Nah ada pesan-pesan yang mesti disampaikan secara terbuka, ada pesan yang disampaikan langsung untuk disikapi," pungkasnya.

Menanggapi pernyataan Ahmad Sahroni yang satu ini, warganet menilainya berbelit-belit hingga kembali menyeret ijazahnya yang nilainya 6 dan 7 sebagai bahan ledekan. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Outfit Kerja Ahmad Sahroni Sehari-hari Capai Rp16 Miliar? Bukan cuma Baju, Mobil Gonta-ganti

Outfit Kerja Ahmad Sahroni Sehari-hari Capai Rp16 Miliar? Bukan cuma Baju, Mobil Gonta-ganti

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 06:45 WIB

Dari Mana Kekayaan Ahmad Sahroni hingga Capai Rp328 Miliar? Akui sebagai Mafia BBM

Dari Mana Kekayaan Ahmad Sahroni hingga Capai Rp328 Miliar? Akui sebagai Mafia BBM

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 06:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Demo Ricuh di RS Polri, Janjikan Motor Baru dan Carikan Pacar

Prabowo Jenguk Korban Demo Ricuh di RS Polri, Janjikan Motor Baru dan Carikan Pacar

News | Selasa, 02 September 2025 | 21:26 WIB

Demonstrasi Berujung Ricuh Merajalela, Istana Ingatkan Ketertiban Umum Harus Ditegakkan

Demonstrasi Berujung Ricuh Merajalela, Istana Ingatkan Ketertiban Umum Harus Ditegakkan

News | Selasa, 02 September 2025 | 21:21 WIB

Susanti Nangis, Upin Ipin Doakan Indonesia Segera Pulih

Susanti Nangis, Upin Ipin Doakan Indonesia Segera Pulih

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 21:15 WIB

Soal Nilai Ijazah yang Jeblok, Sahroni Diduga 'Jawab' Pertanyaan Netizen

Soal Nilai Ijazah yang Jeblok, Sahroni Diduga 'Jawab' Pertanyaan Netizen

Video | Rabu, 03 September 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Karhutla di Bengkalis Meluas hingga 80 Hektare: Asap Pekat, Angin Kencang

Karhutla di Bengkalis Meluas hingga 80 Hektare: Asap Pekat, Angin Kencang

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:36 WIB

Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!

Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:35 WIB

Banjir Terjang Tapanuli Tengah Usai Tanggul Jebol, 145 Warga Mengungsi

Banjir Terjang Tapanuli Tengah Usai Tanggul Jebol, 145 Warga Mengungsi

Sumut | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel

Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:24 WIB

Angkot Biru Favoritku

Angkot Biru Favoritku

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:21 WIB

Siapa Top Skor Piala Dunia 2026? Perburuan Sepatu Emas Penuh Drama

Siapa Top Skor Piala Dunia 2026? Perburuan Sepatu Emas Penuh Drama

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:20 WIB

Ekonomi RI Baik-baik Saja, Buktinya Aktivitas Bisnis di Dalam Negeri Meningkat

Ekonomi RI Baik-baik Saja, Buktinya Aktivitas Bisnis di Dalam Negeri Meningkat

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:20 WIB

Toko Emas di Aceh Selatan Dirampok Pria Bersenjata

Toko Emas di Aceh Selatan Dirampok Pria Bersenjata

Sumut | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:18 WIB

Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand

Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:18 WIB

Meski Gencar Salurkan Kredit Rp418 Triliun, NPL BTN Justru Menyusut di Semester I-2026

Meski Gencar Salurkan Kredit Rp418 Triliun, NPL BTN Justru Menyusut di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:14 WIB

×