Suara.com - Patricia Gouw ikut memberikan tanggapannya terkait pemberian vaksin kepada anak.
Sebab kasus campak kini sedang melonjak. Di sisi lain, sejumlah pengguna media sosial mengaku antivaksin sehingga menyebabkan banyak kebingungan.
Patricia menanggapinya karena salah satu warganet menanyakan lewat DM Instagram.
"Malam ci Pat, maaf kalau boleh bertanya, kalau Zoe (anak Patricia Gouw) apakah ikut vaksin?" tanya warganet tersebut.
"Karena aku bingung, jadi takut juga mau vaksin anak. Lagi heboh banget tentang bahaya vaksin anak," imbuhnya.
Melalui Instagram Story pada Senin, 16 Maret 2026, Patricia Gouw mengaku sebenarnya tidak mau anaknya divaksin.
"To be honest (sejujurnya) aku pribadi gak mau Zoe terkontaminasi vaksin tapi paksu (suami) percaya akan vaksin dan WHO," jelasnya.
Namun karena tidak punya argumen kuat untuk meyakinkan sang suami, Daniel Bertoli, Patricia Gouw tak bisa berbuat apa-apa.
Apalagi suami Patricia pernah menjadi tim debat di sekolahnya dan tak mudah percaya segala hal yang viral di media sosial.
"Jadi aku bilang sama paksu kalo terjadi apa-apa dengan zoe is ur responsible (tanggung jawabmu). Dan aku uda malas debat sama dia karena udah sering," sambungnya.
Kendati begitu, Patricia Gouw meminta warganet tidak mengikuti segala sesuatu yang dikatakannya.
"Terlepas dari itu, terserah kamu ya say.. risetlah sendiri," pungkasnya dalam bahasa Inggris.
Pernyataan Patricia Gouw tersebut membuatnya dicap antivaksin hingga ia akhirnya klarifikasi pada Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa sang putri tetap vaksin, bahkan punya dokter khusus untuk memantau kesehatannya.
"Buset banyak banget yang heboh tentang gue sebenernya gak mau vaccine. Sabar. Tapi @zoebertoli tetep vaksin kok!" jelasnya.