- Reza Gladys meraih gelar Magister Biomedik bersama suaminya.
- Keduanya lulus Cumlaude dalam waktu kurang dari dua tahun.
- Gelar tersebut diharapkan memperkuat praktik dan inovasi skincare berbasis riset.
Suara.com - Lama bungkam menghadapi tudingan miring terkait kredibilitas gelar kedokterannya, Reza Gladys akhirnya memberikan respons. Namun, bukan cuma soal gelar dokter kecantikan, rival Nikita Mirzani ini juga membuktikan telah punya gelar baru, yaitu Magister Biomedik.
Perjuangan menempuh pendidikan strata dua (S2) ini tak dilalui Reza Gladys seorang diri. Ia ditemani oleh suami tercinta, Attaubah Mufid, yang juga berprofesi sebagai dokter.
Keduanya diketahui baru saja menyelesaikan program studi Magister Ilmu Biomedik di Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Medan, Sumatera Utara.
Di tengah kesibukan yang padat, pasangan ini mampu merampungkan pendidikan S2 dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Tak hanya cepat, keduanya juga berhasil lulus dengan predikat Cumlaude.
Momen kelulusan tersebut diunggah di akun Instagram masing-masing. Terlihat Reza dan Attaubah mengenakan toga kebanggaan dan memegang ijazah.
Dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com, Kamis (4/9), keputusan Reza untuk kembali kuliah didasari oleh etika profesi dan tanggung jawab terhadap pasien.
Sebagai seorang dokter kecantikan yang menangani banyak klien, ia merasa wajib untuk selalu memperbarui wawasan.
"Ilmu itu harus terus diupgrade agar pelayanan ke pasien juga semakin baik," kata Reza.
Dengan mendalami ilmu biomedik, ia memiliki landasan ilmiah yang lebih kuat dalam memahami mekanisme biologis tubuh manusia, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan kulit dan penuaan.
Mendapatkan gelar magister dalam waktu singkat bukanlah perkara mudah, apalagi bagi seorang pengusaha seperti Reza Gladys. Ia harus membagi waktu antara mengurus perusahaan kecantikan, menjalankan praktik klinis setiap hari, hingga tugas-tugas perkuliahan yang menumpuk.
Namun, kehadiran sang suami sebagai teman kuliah sekaligus rekan diskusi menjadi faktor kunci keberhasilannya.
"Tapi enaknya, aku kuliah bareng suami. Jadi kami bisa saling dukung, diskusi bareng, dan menjaga semangat satu sama lain. Benar-benar momen yang menyenangkan," ujarnya.
Lulus dari jurusan Magister Biomedis memberikan perspektif baru bagi pasangan dokter ini. Fokus studi mereka mencakup riset terapan di bidang kesehatan, yang nantinya akan diaplikasikan langsung dalam praktik klinis maupun pengembangan produk kecantikan.
Gelar baru ini diharapkan menjadi babak baru bagi kontribusi mereka di bidang kesehatan masyarakat.
Mereka berencana untuk melahirkan inovasi-inovasi perawatan kulit (skincare) yang tidak hanya viral secara pemasaran, tetapi juga memiliki efikasi yang teruji secara laboratoris dan berbasis riset mendalam.