Suara.com - Seorang pekerja memetik kopi jenis robusta di Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, Jawa Timur, Senin (6/7/2026). Perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Jember tersebut menjadi salah satu sentra penghasil kopi robusta di wilayah tersebut.
PDP Kahyangan menargetkan produksi kopi robusta sebanyak 100 ton sepanjang 2026. Hasil panen dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia dalam bentuk biji kopi hijau (green bean) dengan kisaran harga sekitar Rp70 ribu per kilogram.
Selain memberdayakan sekitar 1.000 tenaga kerja lokal, seluruh proses produksi kopi dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pembibitan, perawatan tanaman, panen, pengolahan pascapanen hingga pemasaran untuk menjaga mutu dan nilai tambah produk.
PDP Kahyangan juga terus mengembangkan kopi robusta organik yang dibudidayakan tanpa pestisida kimia. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing kopi asal Jember sekaligus memperluas pasar kopi lokal di dalam maupun luar negeri. [ANTARA FOTO/Seno/wsj]