Suara.com - Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026 telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun.
Sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kementerian ESDM menilai kontribusi sektor mineral dan batu bara masih menjadi salah satu penopang utama penerimaan negara. Pada 2025, subsektor minerba mencatat realisasi PNBP Rp130,2 triliun atau 104,38 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah juga terus mendorong optimalisasi sektor pertambangan melalui peningkatan investasi dan hilirisasi. Kinerja sektor ESDM diharapkan tetap menopang pertumbuhan ekonomi nasional serta menjaga penerimaan negara di tengah fluktuasi harga komoditas global. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]